Innova-Fortuner Turun Harga Bulan April, Simak Ini Dulu Sebelum Beli

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Selasa, 23 Mar 2021 21:49 WIB
Pemerintah RI melalui Kementerian Perindustrian baru saja merilis PPnBM. Salah satu poin pentingnya yakni mengekspor kendaraan ke Australia.
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Harga Fortuner sampai Innova bakal turun bulan depan. Hal ini seiring dengan pemberian diskon pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) untuk kapasitas mesin di atas 1.500 cc hingga 2.500 cc yang berlaku mulai April

Dengan adanya diskon memang menjadi kesempatan untuk beli mobil impian dengan harga lebih murah. Namun, perencana keuangan Andy Nugroho mengingatkan jangan sampai masyarakat gelap mata.

Pertimbangkan juga stabilitas keuangan sebelum mau beli. Dia mengingatkan jangan sampai bisa beli mobil namun hidup jadi susah.

"Saran saya jangan gelap mata lah. Mungkin ini 1500 cc ke atas jadi mobil impian, dapat keringanan pajak ambil-ambil aja nggak pertimbangkan keuangan. Jangan sampai demi mobil jadi susah," kata Andy kepada detikcom, Selasa (23/3/2021).

"Misal dia kredit dia bisa nggak bayar cicilannya, oke uangnya ada, tapi sisa uang dia masih bisa nggak buat hidup bulanan," tambahnya.

Di sisi lain beli mobil juga harus memikirkan banyak hal dari bahan bakar, perawatan, sampai ke pajak. Apalagi kalau yang dibeli mobil tipe 1.500 cc ke atas, jelas pajaknya akan besar.

"Pajak tahunannya juga nih, apalagi 1500 cc ke atas otomatis pajaknya besar sekali nih. Jangan gelap mata lah pokoknya," ujar Andy.

Andy menyarankan kalau memang tak kuat beli mobil macam Innova hingga Fortuner, maka jangan dipaksakan. Kalau memang mau punya mobil bisa saja beli yang lebih murah, toh fungsinya pada dasarnya sama.

"Masalah mobil ini kan dilihat fungsinya, apa sih? Ya kan untuk mengantar kita dari satu tempat ke tempat lainnya dengan nyaman tanpa kena hujan dan panas. Fungsi itu bisa dijalankan dari Agya ataupun Fortuner," ungkap Andy.

Dia menambahkan masalah gaya hidup memang perlu dikompromikan kalau sudah bicara budget. Kalau memang tidak cukup jangan memaksakan.

"Gaya hidup kan bisa diturunin setidaknya tetap punya mobil. Kalau budget terbatas ya mesti kompromi ya, gengsi diturunin segala macam diturunin," kata Andy.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, pihaknya saat ini sedang memfinalisasikan peraturan menteri keuangan (PMK) yang mengatur pemberian diskon PPnBM terhadap kendaraan bermotor berkapasitas mesin di atas 1.500 cc sampai 2.500 cc.

"2500 cc sedang proses finalisasi PMK-nya, yang nanti bisa berlaku mulai April terutama untuk yang di atas 1.500 hingga 2.500 cc akan diumumkan begitu selesai PMK-nya," kata Sri Mulyani dalam video conference APBN KiTa edisi Maret 2021, Selasa (23/3/2021)

Berdasarkan catatan detikcom, kebijakan itu akan membuat kendaraan bermotor jenis Innova dan Fortuner terkoreksi harganya. Saat ini sedang berlangsung relaksasi PPnBM bertahap, sebesar 0% pada Maret-Mei, lalu PPnBM 50% pada Juni-Agustus, dan terakhir PPnBM 25% di akhir tahun September-November.



Simak Video "KuTips: Cara Cermat Berburu Mobil Baru saat Diskon PPnBM"
[Gambas:Video 20detik]
(hal/dna)