Apa Peran Swasta buat Bantu Pemulihan Ekonomi?

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Sabtu, 27 Mar 2021 13:30 WIB
Pemulihan ekonomi nasional di tahun 2021 masih memiliki tantangan besar. COVID-19 masih menjadi faktor ketidakpastian alias hantu pemulihan ekonomi.
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Arsjad Rasjid mengatakan, swasta punya peran penting dalam hal pemulihan ekonomi nasional apa lagi di tengah pandemi. Peran swasta itu salah satunya bisa diberikan pihak swasta dalam hal kepatuhan pembayaran pajak.

"Tanpa peran aktif swasta, perekonomian akan rentan atau rapuh," kata Arsjad di Hutan Kota Plataran Senayan, Jumat (26/3/2021).

Sebagai Direktur Utama PT Indika Energy, kontribusi perusahaan terhadap penerimaan pajak nasional pernah ditorehkan sekitar tahun 2018 silam. Kala itu, Indika Enedy melalui anak perusahaanya, PT Kideco Jaya Agung dinobatkan sebagai perusahaan pembayar pajak terbesar mencapai US$ 240,3 juta pada tahun 2018.

"Peningkatan kontribusi pengusaha di sektor pajak akan menjadi perhatiannya jika ia terpilih sebagai Ketua Umum Kadin," kata Arsjad yang juga Calon Ketua Umum KADIN Indoneisa 2021-2026 ini.

Kontribusi pajak terhadap pemulihan ekonomi nasional juga pernah disampakan Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara belum lama ini.

"Situasi pandemi Ini membutuhkan kegotongroyongan kita, kebersamaan kita untuk bisa menanggulangi. Luar biasa kebutuhan yang diperlukan oleh negara. Saat ini Indonesia membutuhkan Rp 2.750 triliun pengeluaran negara yang sebagian dikumpulkan melalui pajak," kata Suahasil.

(kil/fdl)