Dagangan Kalah Saing dari Gempuran Produk Asing? Ini Tipsnya

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Kamis, 01 Apr 2021 08:50 WIB
Jakarta -

Menjalankan bisnis pasti akan menemui persaingan. Baik dari dalam maupun dari luar negeri. Dibutuhkan sejumlah strategi agar bisnis tersebut bisa berjalan dengan maksimal walaupun menghadapi persaingan ketat.

Mentor Bisnis dan CEO Neyma Identity & Brand Dodi Zulkifli mengungkapkan gempuran produk asing dengan harga dan kualitas yang lebih baik jadi tantangan untuk menjual produk dalam negeri. Jika salah langkah, hal ini justru bisa membunuh usaha lokal dengan segmen yang sama.

"Produk luar itu dia memberikan harga murah dan bagus ya sudah kalah 2:0 kita, tapi kalau kita harga mahal tapi kualitas bagus masih oke lah," kata dia dalam acara d'Mentor, Kamis (1/4/2021).

Guna menghadapi kondisi tersebut, dia menganjurkan untuk menghindari persaingan secara langsung. Pebisnis, kata dia harus bisa mencari konsumen yang spesifik dan tidak dijangkau oleh produk dari luar tersebut.

Pasalnya produsen asing ini tidak akan bisa masuk dengan produksi yang sedikit. Karena secara umum mereka memproduksi massal untuk pasar yang sangat besar.

"Jadi kita juga harus jangan bersaing di kolam yang sama," tambah dia.

Dodi mencontohkan dirinya pernah membuka bisnis pada tahun 2001 dan bangkrut 2 tahun kemudian. Saat itu dia membuka percetakan karena dia memproyeksi bisa masuk ke pasar yang besar.

"Tapi usaha saya sama saja bunuh diri waktu itu karena sudah banyak. Jadi sama saja memancing ikan di Samudra Hindia tapi 1 sampan kecil dan hanya satu orang," imbuh dia.

Dodi menyebutkan memang dalam menjalankan usaha juga harus menyiapkan strategi dan target yang diinginkan jika memang tidak bisa bersaing dengan yang lebih besar.

Simak juga video 'Jurus Jitu Cat Avian Bertahan Dari Gempuran Produk Asing':

[Gambas:Video 20detik]



(kil/eds)