THR Boleh Dicicil atau Nggak Lagi Digodok, Sabar Ya!

Soraya Novika - detikFinance
Sabtu, 03 Apr 2021 13:30 WIB
THR PNS
Foto: Dok. detikcom
Jakarta -

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto yang meminta pengusaha membayar penuh tunjangan hari raya (THR) karyawan. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) pun buka suara menanggapi permintaan Airlangga

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemnaker Anwar Sanusi mengatakan permintaan Airlangga menjadi perhatian Kemnaker untuk dijadikan pertimbangan apakah nanti THR wajib dibayar penuh tahun ini atau sama seperti kebijakan tahun lalu tetap diizinkan untuk dicicil, atau bahkan ada kebijakan lainnya terkait THR ini.

"Tentunya kami akan perhatikan seruan Pak Airlangga untuk mengeluarkan kebijakan tentang THR. Apakah masih sama dengan yang lalu atau ada kebijakan yangg lain," ujar Anwar kepada detikcom, Sabtu (3/4/2021).

Kemnaker sudah berkomunikasi dengan para pengusaha dan perwakilan pekerja/buruh terkait aturan THR tahun ini. Kemenaker pun sudah menampung masukan dari masing-masing pihak.

"Saat ini kita sudah lakukan komunikasi dalam forum tripartit, pengusaha dan pekerja terkait dengan THR ini. Nanti masukan-masukan ini sebagai bahan kita untuk mengeluarkan kebijakan," terang Anwar.

Kemnaker juga mengevaluasi kondisi perusahaan-perusahaan yang sebelumnya diizinkan mencicil THR, apakah masih kesulitan membayar THR seperti tahun lalu atau tidak. Hasil evaluasi menjadi bahan pertimbangan terkait kebijakan THR tahun ini.

"Tahun yang lalu yang jadi concern adalah perusahaan yang terdampak dan kesulitan membayar. Saat ini kita sedang menganalisis perusahaan-perusahaan tersebut. Pada intinya, THR adalah hak dan itu harus diberikan," tegasnya.

(hns/hns)