3 Jurus Sandiaga Jaga UMKM Tahan Banting Lawan Corona

Hendra Kusuma - detikFinance
Sabtu, 03 Apr 2021 14:30 WIB
Jakarta -

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengaku punya jurus membangkitkan sektor ekonomi kreatif di tengah pandemi COVID-19. Menurutnya, sektor ekonomi kreatif paling terdampak, padahal potensi perdagangannya sangat besar.

"Kemenparekraf telah menerapkan strategi untuk meminimalisasi dampak COVID dan membangkitkan kembali sektor parekraf," kata Sandiaga dalam acara pembukaan UKM Jabar yang disiarkan YouTube Kemenkop UKM, Sabtu (3/4/2021).

Eks Wagub DKI Jakarta ini menyebut 3 jurus utama yaitu inovasi, adaptasi, dan kolaborasi. Strategi ini diharapkan dapat diimplementasikan oleh para pelaku usaha ekonomi kreatif. Sandi mendorong produk-produk unggulan lebih ditonjolkan.

Selain itu, Sandiaga memanfaatkan program gerakan nasional bangga buatan Indonesia (Gernas BBI) sebagai momen membangkitkan sektor ekonomi kreatif nasional.

"Selama 1 tahun kita telah berjuang melawan pandemi yang memberikan dampak besar di berbagai sektor termasuk pariwisata dan ekonomi kreatif," ujarnya.

Sebelumnya, Sandiaga mengungkapkan ada peluang usaha di balik larangan mudik 2021. Peluang usaha tersebut diharapkan dapat dioptimalkan oleh para pelaku usaha khususnya UMKM.

Peluang usaha itu, kata Sandiaga adalah pelaku ekonomi kreatif bisa memanfaatkannya dengan menjual produk-produk kepada masyarakat sebagai pengganti fisik karena tak bisa hadir di momen lebaran 2021.

"Mereka harus bisa untuk menangkap peluang, Karena seperti yang tadi disampaikan banyak sekali peluang yang muncul karena ditiadakannya mudik yaitu peluang wisata berbasis lokal," kata Sandiaga usai berdialog dengan pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif di hotel Pondok Tingal, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (2/4/2021).

Sandiaga memaparkan peluang tersebut harus dimanfaatkan dengan cara promosi produk ekonomi kreatif lebih gencar lagi. Dia mengaku pihaknya akan membantu kegiatan tersebut. Sebab produk-produk ekonomi kreatif ini bisa menggantikan kehadiran fisik di saat momen mudik Lebaran 2021.

"Untuk produk-produk ekonomi kreatif bisa menggantikan kehadiran fisik, kita di kampung halaman dengan mengirimkan produk-produk ekonomi kreatif kepada sanak saudara, handai taulan di kampung halaman," tuturnya.

Sandiaga juga menyiapkan sebuah platform aplikasi pengiriman yang mudah murah untuk para pelaku usaha ekonomi kreatif. Hal ini sebagai bentuk Kemenparekraf dalam membantu para pelaku usaha ekonomi kreatif agar tetap bisa bertahan meski adanya kebijakan larangan mudik lebaran 2021.

"Produk-produk ekonomi kreatif yang bisa ditawarkan untuk mengganti kunjungan fisik bagi para masyarakat yang tidak bisa meninggalkan perkotaan untuk menuju ke kampung halamannya dengan perhatiannya melalui mengirimkan produk-produk kreatif dan kami menghadirkan suatu platform yang memberikan kemudahan dari segi promosi dan kemudahan ongkos kirim. Akan kami fasilitasi dan kami siapkan pelatihan pendampingannya," ungkapnya.

(hek/hns)