Ma'ruf Amin: Wakaf Uang akan Diinvestasikan, Hasilnya untuk Umat

Vadhia Lidyana - detikFinance
Senin, 05 Apr 2021 11:50 WIB
Wakil Presiden Maruf Amin
Foto: Wapres Ma'ruf Amin (dok. Setwapres)
Jakarta -

Pemerintah telah meluncurkan Gerakan Nasional Wakaf Uang (GNWU). Program itu diluncurkan melihat potensi dana sosial syariah di Indonesia, khususnya wakaf sangat besar. Bahkan, potensi dana yang terkumpul dari wakaf uang bisa mencapai Rp 180 triliun per tahun.

"Potensi dana sosial syariah di Tanah Air sangat besar, di antaranya wakaf yang mencapai 180 triliun per tahun. Untuk itu pemerintah melakukan upaya transformasi pengelolaan wakaf melalui GNWU," kata Wakil Presiden Ma'ruf Amin dalam acara IDX Channel Sharia Fair 2021, Senin (5/4/2021).

Pemerintah berencana menginvestasikan dana sosial syariah yang terkumpul dari wakaf uang. Ia menegaskan, nantinya hasil investasi dari dana wakaf uang itu dikembalikan untuk kepentingan umat, antara lain untuk pendidikan, bantuan sosial (bansos), dan sebagainya.

Ma'ruf Amin menegaskan, investasi menggunakan dana wakaf uang itu tak akan mengurangi nilai pokok dari wakafnya itu sendiri.

"Wakaf uang akan diinvestasikan yang hasilnya dikembalikan untuk kepentingan umat seperti untuk pendidikan, bantuan sosial, dan pengembangan usaha-usaha kecil syariah, dengan tidak mengurangi pokok wakafnya," tegas dia.

Namun, menurut Ma'ruf Amin, selama ini bentuk wakaf di Indonesia sebagian besar bukanlah wakaf uang, melainkan dalam bentuk masjid, madrasah, dan makam/kuburan. Oleh sebab itu, pemerintah melalui Badan Koordinasi Wakaf Indonesia (BWI) akan menggenjot GNWU.

"Program GNWU merupakan upaya pemerintah di bawah koordinasi BWI, untuk memfasilitasi agar potensi wakaf uang dapat tergali dengan optimal dan pengelolaannya dilakukan secara lebih profesional dan akuntabel," pungkas dia.

Simak video 'Ma'ruf Amin: Wakaf Menjadi Potensi Sangat Besar untuk Dana Sosial':

[Gambas:Video 20detik]



(vdl/ara)