Mau Dapat KUR Rp 100 Juta? Cek Caranya di Sini

Soraya Novika - detikFinance
Selasa, 06 Apr 2021 12:09 WIB
Petugas Cash Center BNI menyusun tumpukan uang rupiah untuk didistribusikan ke berbagai bank di seluruh Indonesia dalam memenuhi kebutuhan uang tunai jelang Natal dan Tahun Baru. Kepala Kantor perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua mengungkapkan jumlah transaksi penarikan uang tunai sudah mulai meningkat dibanding bulan sebelumnya yang bisa mencapai penarikan sekitar Rp1 triliun. Sedangkan untuk Natal dan tahun baru ini secara khusus mereka menyiapkan Rp3 triliun walaupun sempat diprediksi kebutuhannya menyentuh sekitar Rp3,5 triliun. (FOTO: Rachman Haryanto/detikcom)
Ilustrasi/Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menambah batasan plafon untuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) tanpa jaminan. Menurut keterangan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, saat ini program KUR tanpa jaminan batasan pinjamannya hanya di bawah Rp 50 juta. Pemerintah memutuskan untuk menaikkan plafon KUR tanpa jaminan menjadi Rp 100 juta.

"Arahan Presiden terkait KUR tanpa jaminan yang selama ini angkanya di bawah Rp 50 juta, ini untuk ditingkatkan plafonnya menjadi Rp 100 juta. Jadi sekali lagi yang tanpa jaminan dinaikkan dari Rp 50 juta jadi Rp 100 juta," terangnya yang disiarkan akun Youtube Sekretariat Presiden, Senin (5/4/2021).

Tak hanya itu, Jokowi juga memberikan arahan agar kredit untuk UMKM diperbesar menjadi Rp 20 miliar. Sebelumnya program kredit usaha untuk UMKM ini sekitar Rp 500 juta-Rp 10 miliar.

Jokowi juga meminta agar tingkat suku bunga kredit usaha untuk skala bisnis kecil itu bisa ditekan menjadi 6%. Tujuannya tentu agar meringankan para pelaku usaha kecil.

"Bapak presiden minta tingkat suku bunganya bersaing di kisaran 6% dan untuk itu perlu dibuatkan program. Apakah itu program penjaminan melalui Askrindo dan Jamkrindo diperbesar. Apakah juga saat sekarang diberikan subsidi bunga kredit yang reguler, yang normal, di luar yang dalam penanganan ekonomi nasional, di luar PEN, itu besarnya setiap tahun biasanya sekitar Rp 10 triliun, dan dengan PEN. Tentu kita akan lihat berapa lagi yang diperlukan," tambahnya.

Lalu, bagaimana cara mendapatkan KUR hingga Rp 100 juta?

Jika tertarik untuk mengajukan KUR tanpa jaminan ini, salah satunya bisa melalui BRI yang merupakan salah satu dari bank penyalur KUR. Apa lagi perusahaan tahun ini menargetkan menyalurkan KUR tanpa jaminan ke 57 juta usaha ultra mikro.

Dilansir laman resmi BRI, untuk cara pengajuan KUR bisa dengan mengunjungi laman kur.bri.co.id. Kemudian pilih 'Ajukan Pinjaman'.

Setelah itu login akun Anda, jika belum memiliki akun bisa melakukan pendaftaran dengan memilih 'Daftar. Kemudian baca surat pernyataan dan klik 'Setuju'. Setelah itu isi formulir secara online dan ikuti petunjuknya.

Namun untuk mendapatkan KUR tanpa jaminan ini ada beberapa hal yang menjadi persyaratan. Berikut syaratnya:

- Individu (perorangan)
- Memiliki usaha yang telah berjalan minimal enam bulan
- Menjalankan usahanya di salah satu platform e-commerce (misal Shopee, Tokopedia dll) dan/atau penyedia ride hailing (Gojek atau Grab)
- Tidak sedang menerima kredit dari perbankan kecuali kredit konsumtif seperti KPR, KKB, dan Kartu Kredit.

Simak juga video 'Jokowi Tingkatkan Batas KUR Tanpa Jaminan Jadi Rp 100 Juta':

[Gambas:Video 20detik]



(ara/ara)