Pemerintah Gagal Putuskan Operator Blok Cepu (Lagi)

Pemerintah Gagal Putuskan Operator Blok Cepu (Lagi)

- detikFinance
Jumat, 03 Mar 2006 17:55 WIB
Jakarta - Perundingan soal operator Blok Cepu tampaknya memang betul-betul alot. Pemerintah pun lagi-lagi gagal memutuskan pilihan antara ExxonMobil atau Pertamina. "Belum diputuskan. Masih menunggu finalisasi draf joint operating agreement oleh tim teknis. Tapi sudah mendekati. Diharapkan ini tidak berlarut-larut," ujar Meneg BUMN Sugiharto saat ditanya soal operator Blok Cepu.Sugiharto menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers usai rapat kabinet terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (3/3/2006) yang berlangsung sejak pukul 14.00 hingga 17.00 WIB. Hadir dalam kesempatan tersebut Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro.Dalam kesempatan tersebut, baik Sugiharto maupun Purnomo lebih banyak memaparkan soal background masalah blok Cepu yang ngalor ngidul.Sugiharto kembali menjelaskan bahwa dalam pengelolaan Blok Cepu, kekuatan mengontrol antara ExxonMobil dan Pertamina tetap seimbang sesuai dengan yang tertuang dalam joint operating agreement (JOA). "Kita sedang memperjuangkan agar Pertamina menjadi Ketua Joint Operating Committee. Bagaimana teknisnya, itu di level mikro," ujar Sugiharto.Rencananya, keanggotaan komite ini adalah 3 orang dari Pertamina, 3 orang dari ExxonMobil. "Sampai tadi siang kita masih nego pasal demi pasal. Kita ingin memastikan power to control dalam JOA benar-benar fifty fifty, syukur syukur kalau kita bisa jadi ketuanya," tambahnya.Mengenai molor-molornya keputusan soal Blok Cepu, Sugiharto hanya mengatakan bahwa pemerintah harus mengambil keputusan yang benar mengingat Blok Cepu memiliki cadangan minyak yang sangat besar. "Ini kan lapangan raksasa. Kita pertimbangkan semua risiko baik operasi dan keuangannya dengan mendalam dan mendetail," ujar Sugiharto diplomatis. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads