Capek Deh... Ekonomi RI Kuartal-I Diramal Masih Minus 0,5%

Trio Hamdani - detikFinance
Kamis, 08 Apr 2021 13:07 WIB
Pertumbuhan ekonomi Indonesia masih menghadapi ancaman pandemi COVID-19. OECD memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di level 4,9% di tahun 2021.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Kementerian Koordinator Perekonomian memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2021 masih negatif 0,5%. Sementara sampai akhir tahun targetnya tumbuh 5,5%.

"Untuk kuartal I di 2021 ini kemungkinan masih akan negatif," kata Sekretaris Kementerian Koordinator (Sesmenko) Perekonomian, Susiwijono Moegiarso dalam Rakornis Perhubungan Darat, Kamis (8/4/2021).

Untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi di angka 5,5% pada 2021, pemerintah harus mulai tancap gas di kuartal II-2021, paling tidak dapat menyentuh pertumbuhan 6,7%.

"Karena itu kalau kita mau mengejar 2021 ini nanti sampai (ekonomi) rata-ratanya 5% maka di kuartal II itu perlu tumbuh cukup tinggi, itu minimal 6,7%. Saya pikir kita pra COVID pun rata-rata pertumbuhan kita baru 5% sampai 6%. Nah, kita dituntut di kuartal II ini harus bisa minimal 6,7%" paparnya.

Pemerintah akan memanfaatkan momentum Lebaran untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi kuartal II. Meskipun mudik dilarang, pemerintah akan menyiapkan strategi lain untuk memacu aktivitas ekonomi.

"Pemerintah menggulirkan berbagai kebijakan yang kemarin di sidang kabinet Paripurna sudah diputuskan oleh Bapak Presiden, dan hari ini sedang kami persiapkan teknisnya, beberapa kebijakan yang terkait dengan dorongan ekonomi di kuartal II terutama di masa Ramadan dan Idul Fitri. Ini mulai hari ini sedang kami siapkan teknisnya," sebut Susi.

Salah satu strategi mendorong perekonomian di kuartal II, yaitu mengadakan hari belanja online nasional (Harbolnas) pada H-10 hingga H-5 Lebaran. Pemerintah tidak mau kontraksi ekonomi yang parah pada kuartal II-2020 terulang di tahun ini.

"Salah satunya mendorong belanja secara online. Kita akan menggulirkan nanti Harbolnas akhir Ramadhan (menjelang) Idul Fitri, itu antara H-10 sampai sampai H-5. Dan beberapa kegiatan (lainnya) untuk mendorong spending (belanja)," tambah Susi.

Simak Video: Airlangga Klaim Pemulihan Ekonomi RI Selama Pandemi Covid-19 Telah V-Shape

[Gambas:Video 20detik]



(toy/fdl)

Tag Terpopuler