Aset Disita Kejagung, Rimo Perusahaan Adik Benny Tjokro Lumpuh

Trio Hamdani - detikFinance
Jumat, 09 Apr 2021 07:30 WIB
Poster
Ilustrasi/Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Nasib apes ikut menjerat Teddy Tjokrosapoetro, adik dari Benny Tjokrosaputro sekaligus Direktur Utama PT Rimo International Lestari Tbk (RIMO). Dirinya terseret ke dalam lingkaran kasus hukum yang menimpa sang kakak dalam dugaan korupsi PT Asabri (Persero).

Alhasil, aset perusahaan pun disita oleh Kejaksaan Agung (Kejagung). Sementara pihaknya memastikan kasus yang menjerat Benny merupakan masalah pribadi. Oleh karena itu tak ada kaitannya dengan perusahaan dan semua anak perusahaan Rimo.

"Perseroan dan semua entitas anaknya tidak pernah melakukan hubungan kerja sama dalam bentuk apapun dengan PT Asabri, oleh karena itu Perseroan berusaha agar aset yang sekarang dalam penyitaan dapat dikembalikan pada Perseroan," kata Teddy lewat keterbukaan informasi dikutip detikcom, kemarin Kamis (8/4/2021).

Berdasarkan informasi dari anak perusahaan, yaitu PT Hokindo Properti Investama, Kejagung telah menyita 9 aset yang dimiliki oleh anak perusahaan Rimo.

Aset disita untuk dijadikan barang bukti dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan dan dana investasi oleh Asabri. Sementara ini, pihaknya menunggu sampai adanya putusan yang berkekuatan hukum tetap (inkracht).

Teddy menjelaskan semua entitas anak yang asetnya disita otomatis menyebabkan operasionalnya lumpuh. Pihaknya tidak bisa melanjutkan kepengurusan perizinan dan pembangunan proyek-proyek perumahan yang sudah direncanakan dari dulu. Kata dia, hal itu mengancam kelangsungan hidup perseroan.

"Dengan lumpuhnya operasional dan disitanya sebagian besar aset entitas anak perseroan dan berhentinya semua proyek yang sedang direncanakan untuk dibangun ataupun yang sudah dibangun, maka dapat dipastikan kondisi keuangan Perseroan pun akan lumpuh total," tambahnya.

Sembilan aset yang disita dijabarkan di halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2

Tag Terpopuler