Disneyland Dibuka Lagi, 10.000 Karyawan Kembali Bekerja

Aulia Damayanti - detikFinance
Jumat, 09 Apr 2021 12:36 WIB
Disneyland Paris
Foto: (AP)
Jakarta -

Lebih dari setahun dua taman hiburan Disneyland di California, Amerika Serikat (AS) terpaksa ditutup akibat pandemi COVID-19. Disneyland dan California Adventure rencananya akan dibuka kembali pada 30 April mendatang dan 10.000 karyawan akan ditarik kembali untuk bekerja.

"Saya sangat bersemangat dengan para pemeran di sini. Saya pikir merekalah alasan sebenarnya orang datang ke taman ini. Interaksi kecil yang mereka lakukan dengan tamu yang dirangkai adalah hal yang besar dan saya pikir itulah alasan kami berbeda dari negara lain," kata Bos Walt Disney World Resort Josh D'Amaro, dikutip dari CNBC, Jumat (9/4/2021).

Penutupan tahun lalu menyebabkan Disney memberhentikan puluhan ribu pekerjanya dan memangkas sumber pendapatan penting perusahaan. Pendapatan segmen taman, experience, dan merchandise menyusut menjadi US$ 16,5 miliar, atau sekitar 25% dari total pendapatan perusahaan sebesar $ 65,4 miliar.

Padahal sebelumnya semua segmen itu menyumbang 37% atau sekitar $ 26,2 miliar dari total pendapatan perusahaan sebesar US$ 69,6 miliar pada 2019.

Saat dibuka akhir bulan ini para tamu diimbau untuk menggunakan pembayaran non tunai, melalui Magic Bands taman atau melalui telepon. Saat memesan makanan juga diharap menggunakan sistem pembayaran non tunai.

"Transaksi non tunai lebih cepat. Lebih baik menghindari antrian. Jadi kami tahu apa yang telah dilakukan adalah menciptakan pengalaman tamu yang lebih baik," kata D'Amaro.

Inovasi teknologi lainnya di Disneyland adalah antrian virtual, yang membantu menjaga jarak sosial, dan sistem reservasi online, yang membantu pengendalian keramaian. D'Amaro mengungkap Disneyland akan terus menawarkan teknologi yang berbeda bahkan setelah pandemi untuk membantu meningkatkan wisatawan selama di taman.

Disney juga semakin dekat dengan peluncuran aplikasi bernama Genie, dengan aplikasi itu bisa membantu para tamu merencanakan aktivitas mereka di dalam Disneyland. Aplikasi itu rencananya bisa merencanakan apa yang akan lakukan hingga makanan apa yang akan dipesan selama di Disneyland.

D'Amaro menjelaskan pasca pandemi parade yang menampilkan karakter Disney akan ditiadakan. Namun, dia mengungkap akan ada iring-iringan pop-up dan temu sapa karakter dadakan. D'Amaro mengatakan jika taman diberi kesempatan untuk memberikan pertunjukan dan prosesi kembang api besar-besaran, acara kejutan yang lebih kecil dari biasanya.

(eds/eds)