Valuasi Clubhouse Ditaksir Rp 58 T, Ada yang Mau Beli?

Aulia Damayanti - detikFinance
Jumat, 09 Apr 2021 14:46 WIB
Clubhouse
Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
Jakarta -

Aplikasi live-audio, Clubhouse telah menciptakan banyak obrolan. Elon Musk, Oprah Winfrey, Kanye West, Demi Lovato dan Mark Zuckerberg menjadi beberapa tokoh dunia dan selebriti yang muncul di layanan tersebut.

Dikutip dari BBC, Jumat (9/4/2021), dengan aplikasi itu prang bisa menemukan obrolan tentang segala hal mulai dari Bitcoin, Buddhisme hingga hubungan, dan musik R&B di dalamnya. Tingginya pertumbuhan pengguna, Clubhouse diprediksi bisa bernilai US$ 4 miliar atau setara Rp 58 triliun (kurs Rp 14.507).

Ini berasal dari laporan Bloomberg yang mengatakan perusahaan baru yang berbasis di San Francisco sedang mencari dana segar di level itu. Namun, Januari lalu dana modal ventura Andreessen Horowitz baru membeli saham perusahaan yang membuat nilai Clubhouse naik seperempat dari jumlah tersebut.

Tenarnya aplikasi live audio ini juga dikabarkan memikat hati bos Twitter. Raksasa sosial media itu diketahui berencana membeli Clubhouse dengan harga tinggi. Meskipun Twitter menolak untuk mengonfirmasi hal ini.

Clubhouse disebut berharga karena kenaikan pengguna yang siginifikan. Pada akhir Maret aplikasi itu memiliki 13,4 juta pengguna menurut firma riset App Annie. Angka itu telah bertambah sekitar seperlima dari jumlah itu selama empat minggu sebelumnya.

Aplikasi yang tumbuh dengan cepat meskipun hanya untuk orang yang diundang dan terbatas pada iOS Apple, aplikasi itu tampaknya disebut-sebut menemukan celah di pasaran. Namun, saat ini aplikasi tidak bisa menghasilkan uang bagi penggunanya.

Clubhouse tidak sendiri, aplikasi semacam itu juga dimiliki sosial media lainnya. Seperti, Twitter telah meluncurkan Spaces, fitur streaming audio di dalam aplikasi Twitter yang sudah ada.

Aplikasi obrolan Telegram juga meluncurkan fitur obrolan suara tahun lalu, dan memperbarui fitur tersebut pada bulan Maret ini agar berfungsi seperti dinamika Clubhouse dari satu orang ke banyak orang. Discord juga baru saja meluncurkan Stages, yang juga memiliki sistem kerja sama seperti Clubhouse dan fitur yang dimilik oleh Telegram.

(eds/eds)