Kartu Prakerja Gelombang 17 Mau Dibuka, Begini Cara Daftarnya

Aulia Damayanti - detikFinance
Senin, 12 Apr 2021 11:42 WIB
Pelatihan Prakerja
Foto: Pelatihan Prakerja (Tim Infografis Fuad Hasim)
Jakarta -

Pendaftaran Kartu Prakerja dikabarkan akan dibuka kembali untuk gelombang 17. Pemerintah menyatakan pembukaan bisa dilakukan jika ada status kepesertaan dari gelombang 12-16 yang dicabut.

Manajemen Pelaksana (PMO) Program Kartu Prakerja pun mengumumkan ada 11 ribu orang pada gelombang 12 yang status kepesertaannya dicabut.

Sementara, Head of Communication Kartu Prakerja Louisa Tuhatu mengungkapkan program Kartu Prakerja gelombang 17 ini masih dalam pembahasan dan menunggu laporan terkait peserta di masing-masing gelombang yang tidak membelanjakan dana pelatihan.

"Kartu Prakerja Gelombang 17 akan dibuka bila ada kepesertaan dari gelombang 12-16 yang dicabut karena tidak membeli pelatihan pertama dalam waktu 30 hari sejak mereka ditetapkan sebagai penerima Kartu Prakerja," kata Louisa, dikutip Senin (12/4/2021).

Oleh karena itu, proses pembukaan pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 17 masih menunggu dalam tahap persiapan. Namun, tidak ada salahnya tetap mempersiapkan diri untuk mendaftar akun Kartu Prakerja terlebih dahulu.

Berikut ini cara mendaftarnya:
1. Login www.prakerja.go.id

2. Siapkan Kartu Keluarga (KK), Nomor Induk Kependudukan (NIK), dan data diri lengkap.

3. Ikuti petunjuk untuk menyelesaikan proses verifikasi akun.

4. Siapkan alat tulis untuk mengikuti tes motivasi dan kemampuan dasar.

5. Setelah mengikuti tes secara online, klik 'Gabung' pada gelombang Kartu Prakerja yang dibuka.

6. Tunggu pengumuman lolos program Kartu Prakerja Gelombang 17.

Namun, karena kartu prakerja gelombang 17 belum dibuka, peserta untuk saat ini masih harus menunggu hingga gelombang dibuka, baru bisa mengklik "Gabung".

Pengumuman hasil seleksi program Kartu Prakerja disampaikan secara resmi via SMS ke nomor yang telah didaftarkan. Melalui program Kartu Prakerja, pemerintah memberikan insentif kepada para pesertanya di antaranya yang pertama, biaya pelatihan senilai Rp 1 juta yang diberikan 1 kali. Dana pelatihan tersebut akan hangus jika tidak digunakan dalam 30 hari.

Kedua, peserta lolos Kartu Prakerja akan mendapat dana insentif pascapelatihan sebesar Rp 600 ribu/bulan, yang diberikan selama 4 bulan. Ketiga, dana insentif survei kebekerjaan Rp 50.000/survei yang dilakukan selama 3 kali atau totalnya Rp 150.000.

(zlf/zlf)