Orang Terkaya Sejagat Setuju Pajak Naik, Buat Dia Mah Nggak Ngaruh

Anisa Indraini - detikFinance
Selasa, 13 Apr 2021 11:32 WIB
Jeff Bezos mencatat jumlah kekayaan tertinggi sepanjang masa. Kekayaan pendiri dan CEO Amazon ini melonjak Rp 105 triliun (kurs Rp 14.700/US$) hanya dalam semalam.
Foto: Getty Images
Jakarta -

Bos Amazon, Jeff Bezos mendukung rencana Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menaikkan tarif pajak perusahaan dari 21% menjadi 28%. Tujuan kebijakan itu guna membiayai paket infrastruktur senilai US$ 2 triliun atau setara Rp 29.000 triliun (kurs Rp 14.500/US$) di sana.

"Amazon mendukung fokus pemerintahan Biden untuk melakukan investasi yang berani di infrastruktur Amerika Serikat," Kata Bezos dikutip dari CNN, Selasa (13/4/2021).

Berdasarkan pengajuan perusahaan, tagihan pajak penghasilan federal Amazon mencapai US$ 1,7 miliar atau setara Rp 24,65 triliun pada 2020. Meski begitu, angka itu tetap hanya sekitar 7% dari pendapatan sebelum pajak US$ 24,2 miliar atau setara Rp 350,9 triliun yang dilaporkan kepada investor. Jadi Amazon hanya membayar sekitar sepertiga dari tarif pajak 21% saat ini.

Lainnya yang mendukung tarif pajak perusahaan lebih tinggi adalah salah satu pendiri dan presiden Lyft, John Zimmer. Tetapi karena perusahaan jaringan transportasi itu masih merugi, dia tidak akan membayar pajak penghasilan perusahaan dalam beberapa tahun mendatang.

Analisis ITEP menunjukkan bahwa 55 perusahaan besar tidak membayar pajak 2020, termasuk Nike (NKE) dan FedEx (FDX). Dikatakan bahwa ada 26 perusahaan yang tidak membayar pajak sejak undang-undang perpajakan Donald Trump berlaku pada 2018.

Analisis ITEP juga menunjukkan rata-rata tarif pajak perusahaan efektif yang dibayarkan oleh perusahaan-perusahaan Fortune 500 yang menguntungkan hanya 11,3% pada 2018, tahun ketika Trump memberlakukan aturan 21%.

Komite Bersama Perpajakan Kongres menemukan bahwa perusahaan multinasional AS membayar lebih rendah dari rata-rata yakni 7,8%.

Simak juga 'Mundur dari CEO Amazon, Jeff Bezos Masih Tetap Berpengaruh':

[Gambas:Video 20detik]



(aid/eds)