Minta KPK Jangan Cuma Bisa OTT, Luhut: Tidak Bikin Orang Jera

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Selasa, 13 Apr 2021 12:12 WIB
Persiapan pembangunan Bandara Internasional Kediri resmi dimulai. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memimpin prosesi pencanangan pembangunan bandara.
Foto: Istimewa
Jakarta -

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan lebih banyak pencegahan korupsi. Dia meminta jangan sampai KPK bisanya hanya melakukan tindakan operasi tangkap tangan alias OTT saja.

"Bapak ibu sekalian pengalaman saya 7 tahun di kabinet ini pencegahan korupsi ini baru akhir-akhir ini saja makin baik. Ini penting, KPK bukan sekedar OTT saja," ujar Luhut dalam Peluncuran Aksi Pencegahan Korupsi Stranas PK 2021-2022, Selasa (13/4/2021).

Luhut menilai tindakan OTT yang dilakukan KPK sebetulnya tak membuat para pelaku korupsi jera. Dia menilai pencegahan korupsi lebih penting dilakukan daripada hanya penindakan saja yang dilakukan.

"OTT-OTT itu kita lihat tidak juga buat orang jera. Kita lihat juga, maaf kalau saya bicara terbuka, OTT sendiri menurut saya buahnya tidak seperti kita harapkan. Orang bisa kapok, tidak juga," papar Luhut.

"Tapi pencegahan ini, menurut hemat saya harus dikedepankan oleh KPK," tambahnya.

Luhut meminta KPK melakukan pencegahan dengan memantau proyek-proyek besar yang dilakukan pemerintah. Salah satu yang dia sebutkan misalnya proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.

Dia menilai harusnya proyek itu bisa melakukan penghematan besar sejak awal. Hal itu harusnya bisa terjadi apabila KPK ikut terlibat sejak proses perencanaan proyek besar tersebut.

"Kemarin saya melihat proyek kereta cepat Jakarta Bandung. Banyak sebenarnya kita bisa hemat di sana kalau dari perencanaan KPK sudah ikut terlibat melihat sendiri," ujar Luhut.

Pemerintah sendiri sedang memiliki proyek besar di sektor logistik, yaitu Batam Logistic Ecosystem. Proyek ini dinilai Luhut bisa menekan biaya logistik mencapai 5-10%.

Namun menurutnya, banyak orang yang tidak ingin proyek besar logistik ini berjalan, karena tanpa proyek ini sektor logistik jadi sasaran korupsi. Maka dari itu, Luhut mengajak KPK memantau juga proyek ini.

"Saya mohon KPK ini masuk ke dalam ini, banyak yang tidak mau ini jalan. Kenapa? Karena di situ lah sumber korupsi itu banyak," ujar Luhut.

Simak video 'KPK SP3 Kasus Sjamsul Nursalim, Pakar: Imbas Revisi UU KPK':

[Gambas:Video 20detik]



(ang/ang)