Seorang Influencer Ditangkap, Terseret Bisnis Makanan Diet Ilegal Rp 106 M

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Rabu, 14 Apr 2021 10:36 WIB
ilustrasi pria diborgol
Foto: thinkstock
Jakarta -

Influencer asal China, Guo Meiling atau dikenal dengan Guo Meimei ditangkap polisi Shanghai karena menjual makanan diet yang mengandung zat terlarang. Nilai transaksi produk tersebut mencapai 50 juta yuan (US$ 7,6 juta) atau sekitar Rp 106,4 miliar (kurs Rp 14.000).

Dikutip dari South China Morning Post, Rabu (14/4/2021), polisi distrik Pudong, Shanghai telah mengeluarkan pemberitahuan tentang penahanan Guo pada bulan Maret dan kemudian mengonfirmasi penangkapan tersebut. Selain Guo, ada 74 orang yang ditangkap terkait kasus tersebut.

Pihak kepolisian sendiri telah menerima petunjuk pada Desember dari iklan makanan diet khusus secara online. Namun, produk tersebut mengandung sibutramine yakni penekan nafsu makan yang dilarang di China.

Polisi telah menangkap 75 tersangka termasuk Guo. Mereka juga menutup tiga kantor pusat produksi dan 24 kantor penjualan. Polisi mengamankan lebih dari 65.000 pil, 34 kg bahan mentah, 3 buah mesin dan 20.000 kemasan.

Guo lahir tahun 1991 di Provinsi Hunan. Ia adalah satu sosialita yang terkenal, tapi terkenal karena skandalnya. Pada 2011 lalu, ia memosting foto gaya hidupnya yang mewah di Weibo. Ia mengenakan perhiasan mewah dan dompet edisi terbatas Hermes, serta terlihat mengendarai supercar.

Ia juga mengaku sebagai manajer umum sebuah perusahaan bernama Red Cross Commerce, yang memicu kemarahan publik dan menarik perhatian pejabat. Hal tersebut mencoreng reputasi Palang Merah karena publik meragukan penyalahgunaan donasi. Sementara, organisasi tersebut membantah ada hubungan dengan Guo.

Di tahun 2014, Guo ditahan karena diduga menjalankan perjudian, terlibat prostitusi dan mengunggah informasi perjudian secara online saat Piala Dunia. Pada 2015, Guo dijatuhi hukuman lima tahun penjara karena mengoperasikan kasino ilegal. Dia dibebaskan pada Juli 2019.

Simak juga 'Ratusan Iphone Ilegal Seharga Rp 1,5 Miliar Gagal Masuk Surabaya':

[Gambas:Video 20detik]



(acd/fdl)