Mendag Blusukan ke Pasar, Nemu Minyak Goreng Harganya Naik

Trio Hamdani - detikFinance
Rabu, 14 Apr 2021 16:23 WIB
minyak goreng
Foto: iStock
Jakarta -

Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi menegaskan harga barang kebutuhan pokok (bapok) stabil dan ketersediaan pasokan aman memasuki Ramadan. Namun, minyak goreng mengalami kenaikan.

Dia menyebut kenaikan harga minyak goreng disebabkan adanya kenaikan harga CPO pada 2021 sebesar 40% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

"Saya akan berkoordinasi dengan industri untuk memastikan adanya suplai lebih agar harga tidak terlalu tinggi. Hal ini akan segera kita laksanakan. Sehingga, mudah-mudahan minggu depan kita dapat melihat penurunannya," katanya melalui keterangan tertulis, Rabu (14/4/2021).

Lutfi telah memantau harga dan ketersediaan bapok di Pasar Kosambi dan Pasar Sederhana di Bandung, Jawa Barat, kemarin Selasa (13/4). Itu dia lakukan bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

"Selama bulan Puasa dan menjelang Idul Fitri, Kementerian Perdagangan akan memastikan kestabilan harga dan ketersediaan bapok di masyarakat. Dari hasil pantauan di Pasar Kosambi dan Pasar Sederhana di hari pertama puasa ini, secara keseluruhan harga bapok stabil dan pasokan bapok tersedia. Secara umum, komoditas bapok di pasar tidak mengalami gejolak harga," ujar dia.

Dia blusukan ke Pasar Kosambi dan Pasar Sederhana di hari pertama puasa untuk memastikan ketersediaan stok dan menjaga stabilitas harga bapok dari hulu.

"Kami melihat ada komoditas yang harganya turun seperti cabai turun 20-25 persen dibandingkan minggu lalu dan akan terus turun sesuai masa panen cabai dan bawang. Di Bandung ini harga beras medium dan premium lebih rendah dari harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Sedangkan, harga gula cukup stabil," sebutnya.

Dari pantauan di Pasar Kosambi tercatat harga beras medium Rp 10.000-Rp 11.000/kg, beras premium Rp 12.000-Rp 13.000/kg, gula pasir curah Rp 13.000-Rp 13.500/kg, minyak goreng curah Rp 13.800/liter, minyak goreng kemasan Rp 14.000-Rp 16.000/liter, daging ayam Rp 45.000/kg, daging sapi Rp 130.000/kg, telur ayam ras Rp 25.000/kg, cabai merah keriting Rp 60.000/kg, cabai merah besar Rp 70.000/kg, cabai rawit merah Rp 80.000/kg, bawang merah Rp 40.000/kg, dan bawang putih honan Rp 30.000/kg.

Sementara itu, di Pasar Sederhana tercatat harga beras medium Rp 10.000/kg, beras premium Rp 12.000/kg, gula pasir Rp 13.000/kg, minyak goreng curah Rp 13.500/kg, minyak goreng kemasan Rp 13.500/kg, daging ayam Rp 40.000/kg, daging sapi Rp 130.000/kg, telur ayam ras Rp 25.000/kg, cabai merah keriting Rp 45.000/kg, cabai merah besar Rp 45.000/kg, cabai rawit merah Rp 70.000/kg, bawang merah Rp 30.000/kg, dan bawang putih honan Rp 30.000/kg.

Pada kesempatan itu, Ridwan Kamil mengatakan kenaikan satu atau dua komoditas di Pasar Kosambi dan Pasar Sederhana masih relatif aman dan dapat ditoleransi. Kenaikan yang terjadi pada bulan puasa masih dalam tingkat yang wajar karena adanya permintaan yang tinggi.

"Per hari ini, harga bapok terpantau stabil. Namun, kita akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan untuk memastikan kestabilan harga bapok dan ketersediaan pasokan selama bulan Ramadan hingga menjelang Idul Fitri nanti," tutupnya.



Simak Video "Mendag Klarifikasi Pidato Jokowi Promosikan Bipang Ambawang"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/dna)