Kemenkop UKM Dorong PLUT Lima Puluh Kota Jadi Pusat Layanan UMKM

Abu Ubaidillah - detikFinance
Senin, 19 Apr 2021 20:25 WIB
Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Arif Rahman Hakim
Foto: Kemenkop UKM
Jakarta -

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, Arif Rahman Hakim meminta Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) untuk koperasi UMKM Kabupaten Lima Puluh Kota bisa jadi center of excellence (pusat unggulan) layanan koperasi dan UMKM di kota setempat maupun Provinsi Sumbar.

"PLUT harus dikelola lebih baik lagi, lebih terukur, kalau memang belum optimal ya harus lebih diaktifkan lagi, catatan administrasi juga harus dirapikan. Dengan demikian mudah-mudahan standarnya bisa ditingkatkan lagi supaya tenaga-tenaga di PLUT dapat imbalan lebih baik lagi," kata Arif dalam keterangan tertulis, Senin (19/4/2021).

Pernyataan ini disampaikan olehnya dalam kunjungan ke PLUT KUMKM Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. Ia juga menyosialisasikan strategi Kementerian Koperasi dan UKM dalam pemberdayaan dan membangkitkan pertumbuhan koperasi serta UMKM di Indonesia.

"Termasuk melakukan penyesuaian organisasi yang ada di Kementerian Koperasi dan UKM, sehingga sinergitas antarpusat dan daerah dapat ditingkatkan dalam memajukan Koperasi dan UMKM ini," jelasnya.

Menurutnya penyesuaian organisasi itu memungkinkan adanya deputi bidang usaha mikro yang bertugas melakukan transformasi pelaku usaha mikro dari informal ke formal. Deputi tersebut akan melakukan pendampingan dan penyediaan mentor, baik di pusat maupun daerah.

"Nantinya mentor tersebut akan di tempatkan di PLUT, dan pendampingan seperti Petugas Penyuluh Koperasi Lapangan (PPKL) yang dikoordinir oleh dinas yang membidangi koperasi dan UKM di daerah. Sehingga PLUT akan berperan sebagai pusat konsultasi bisnis dan inkubator dengan menumbuhkan wirausaha khususnya wirausaha muda kreatif," lanjutnya.

Arif juga menargetkan untuk menumbuhkan wirausaha muda kreatif sehingga perlu adanya pendampingan serta manajemen koperasi yang baik agar koperasi bisa bertransformasi menjadi modern sesuai program prioritas Kementerian Koperasi dan UKM saat ini, di antaranya menumbuhkan 100 koperasi modern.

"Mudah-mudahan bapak Bupati bisa menyusun kebijakan prioritas sesuai kebijakan kami, agar bisa sejalan, dan PLUT dapat berperan optimal sesuai dengan kemampuan pendanaan dari Kementerian Koperasi dan UKM," ungkap Arif.

Arif juga mengatakan kunjungan tersebut dilakukan sebagai wujud kesungguhan pemerintah pusat dalam membina dan mengembangkan serta membangkitkan koperasi dan UKM di Kabupaten Lima Puluh Kota yang saat ini ada sekitar 212 koperasi dan 7.014 UMKM yang tengah dilakukan pemberdayaan dan pengembangan serta promosi ke tingkat nasional.

"Selaras dengan visi misi kami bersama Pak Wakil Bupati dalam mewujudkan Kabupaten Lima Puluh Kota Madani, yakni Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. Melalui salah satu misinya dengan meningkatkan SDM, serta mendorong pertumbuhan sektor ril yang diharapkan mampu menumbuhkan ekonomi di Kabupaten Lima Puluh Kota," terang Arif.

Bupati Lima Puluh Kota, Safaruddin Datuak Bandaro Rajo berterima kasih atas perhatian dari Kementerian Koperasi dan UKM, khususnya kepada pelaku koperasi dan UMKM di Kabupaten Lima Puluh Kota dan Provinsi Sumbar.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Koperasi dan UKM yang telah mendirikan PLUT di Kabupaten Lima Puluh Kota, telah kami manfaatkan untuk kepentingan masyarakat dalam upaya meningkatkan perekonomian baik secara langsung maupun online," ucapnya.

Ia juga berharap dukungan dari Kementerian Koperasi dan UKM agar bisa mewujudkan revitalisasi PLUT dan pengembangan rumah digital yang sesuai tuntutan zaman agar produk koperasi dan UMKM bisa dipasarkan secara online.

"Kami mohon bimbingan dan kerja samanya agar dapat sejalan dengan Kementerian Koperasi dan UKM. Kami optimis dan berharap besar agar Koperasi dan UMKM bisa maju dan berkembang di Kabupaten Lima Puluh Kota," tukasnya.

(mul/ega)