Mantul! Alumni Kartu Prakerja Dulu Satpam Kini Jadi Manajer

Danang Sugianto - detikFinance
Kamis, 22 Apr 2021 15:16 WIB
Kartu Prakerja
Foto: Dok. PMO Kartu Prakerja
Jakarta -

Stevenly Rio Loginsi (42) dari Manado, dan Ubaidillah (31) dari Serang (Banten) merupakan dua alumni Kartu Prakerja. Mereka kini sudah mendapatkan pekerjaan yang layak, bahkan salah satunya menjadi manajer di salah satu perusahaan telekomunikasi.

Direktur Eksekutif PMO Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari mengungkapkan kisah sukses kedua orang tersebut. Ubai sebelumnya bekerja serabutan, sedangkan Rio hanya sebagai satpam.

"Ini contoh konkrit alumni Kartu Prakerja. Ada Ubay dari Serang, dia ini pekerjaannya serabutan pernah jadi kuli bangunan. Kemudian ada Rio awalnya juga satpam lalu dirumahkan. Dia sempat ngojek untuk menopang hidup. Kemudian kedua orang ini ikut Kartu Prakerja," ucapnya dalam acara Dialog Produktif Kabar Kamis secara virtual, Kamis (22/4/2021).

Ubai sendiri mengambil pelatihan K3, autocad dan akuntansi keuangan. Sedangkan Rio mengambil pelatihan digital marketing, photoshop, Facebook dan Instagram marketing optimization.

Kini Ubaidillah sudah bekerja di salah satu perusahaan telekomunikasi. Dia bekerja sebagai petugas audit yang mengecek posisi antena pemancar.

"Karena dia seorang pecinta alam ketinggian bukan isu buat dia. Sekarang dia bekerja sebagai audit posisi antena apakah mengarah kepada posisi yang tepat," kata Denni.

Sementara Rio nasibnya lebih mujur lagi. Dia kini menduduki jabatan sebagai manajer di salah satu perusahaan telekomunikasi. Dia membawahi 7 kabupaten/kota di Sulawesi Utara. Padahal Rio hanya lulusan SMA.

"Rio ini hanya lulusan SMA, tapi dia tidak menyerah. Mereka berdua sama-sama berlatih dengan serius menggunakan sertifikat untuk mendaftar pekerjaan. Tentu saja kunci sukses bukan pelatihan dan sertifikatnya, tapi tergantung bagaimana mereka membawa diri mereka," tutup Denni.

Menurut itu hanya sekelumit dari sekian banyak kisah sukses dari alumni Kartu Prakerja. Sejak diluncurkan pada 2020 sudah ada 5,5 juta orang terdaftar di program Kartu Prakerja. Sebanyak 5,3 juta peserta sudah menerima insentif yang artinya mereka sudah menyelesaikan seluruh pelatihan.

(das/hns)