Catat! 3 Lokasi Aksi Buruh 1 Mei di Jakarta

Danang Sugianto - detikFinance
Selasa, 27 Apr 2021 14:38 WIB
Massa buruh menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana Negara, Jakarta. Aksi itu digelar unutk menolak Omnibus Law RUU Cipta Lapangan Kerja (Cilaka).
Ilustrasi/Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

May Day alias Hari Buruh jatuh pada 1 Mei. Seperti biasa, buruh akan turun ke jalan menyampaikan aspirasi serta tuntutan mereka.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menjelaskan, para buruh akan melakukan aksi di 3 titik di Jakarta yaitu Istana Negara, Gedung MK dan sekitaran Patung Kuda.

"Berapa jumlah buruh yang dibolehkan aksi di Istana, di Gedung MK dan juga di sekitaran Patung Kuda? Tentu menunggu hasil koordinasi dengan aparat keamanan, tetap kita harus penuhi protokol kesehatan," ucapnya dalam acara konferensi pers virtual, Selasa (27/4/2021).

Said mengatakan, pihaknya saat ini tengah melakukan koordinasi dengan aparat keamanan terkait jumlah massa yang diperbolehkan melakukan aksi. Tujuannya mereka ingin tetap mematuhi protokol kesehatan.

"Pemerintah pasti tujuannya baik melarang kerumunan itu kan agar tidak menimbulkan klaster baru, atau meningkatkan angka positif, kami setuju itu," ucapnya.

Namun dia berharap pada aksi May Day nanti pihak Istana Negara bisa menerima perwakilan dari buruh untuk mendengarkan aspirasi mereka.

"Setidaknya ada perwakilan yang bisa datang, syukur-syukur bisa diterima oleh pihak Istana apakah oleh Mensesneg, Menseskab bahkan kita harapkan oleh bapak Presiden Jokowi langsung. Ya mungkin 50-100 orang dengan protokol kesehatan, kalau perlu antigen kami rapid," tuturnya.

Meski belum tahu berapa jumlah massa buruh yang akan terjun, Said memperkirakan akan ada ribuan massa di sekitaran Patung Kuda dan Monas. Namun dia menegaskan akan tetap mematuhi protokol kesehatan,

Selain di ibu kota, aksi May Day juga akan dilakukan di depan pabrik yang tersebar di seluruh Indonesia. Untuk jumlahnya dia perkirakan ada puluhan ribu.

"Tapi yang di depan pabrik pasti puluhan ribu, karena ada 3 ribu (pabrik). Kalau masing-masing pabrik mengeluarkan 20-50 orang itu saja sudah hampir lebih dari 50 ribu. 20 orang kali 3 ribu pabrik kan saja sudah 60 ribu," tambahnya.

Untuk protokol kesehatan sendiri, Said mengatakan setiap 3 orang buruh akan dibekali 1 botol kecil hand sanitizer. Sementara di daerah akan mengikuti protokol yang berlaku di masing-masing pabrik.

Tonton juga Video: Menaker Apresiasi Serikat Pekerja Peringati May Day dengan Bakti Sosial

[Gambas:Video 20detik]



(das/hns)