Tips Garap Bisnis Online biar Nggak Setop Tengah Jalan

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Selasa, 27 Apr 2021 18:30 WIB
bisnis online
Ilustrasi/Foto: shutterstock
Jakarta -

Bisnis online banyak diminati masyarakat. Namun jika tidak cermat, bisnis online yang dijalankan bisa setop di tengah jalan.

Menurut praktisi digital marketing Michael Sugiharto mengingatkan bisnis online bisa jadi pedang bermata dua karena kemudahannya. Mereka yang mau berbisnis dengan mengincar pasar online harus memiliki konsistensi terhadap bisnisnya.

"Jadi harus bisa stay dan make sure bisnisnya jalan. Bisnis online ini mudah untuk masuk dan mudah juga ke luar, jadi jangan gagal sedikit bisnis ini, pindah lagi ke yang lain," ujar Michael dalam Festival Ide Bisnis detikcom, Selasa (27/4/2021)

Dia juga mengingatkan anggapan bisnis online merupakan usaha tanpa modal tak sepenuhnya benar. Dia mengatakan modal tetap dibutuhkan untuk memulai bisnis online.

"Buat jalanin bisnisnya kamu actually butuh modal dan ada triknya. Misalnya kamu butuh modal buat iklan, jangan kaget nanti sama nominalnya," kata Michael.

Nah untuk memulai bisnis, menurut Michael seseorang memilih produk yang dijual sesuai dengan kesenangannya. Kalau perlu sudah bisa menjadi konsumen terlebih dahulu, jadi paham seluk beluknya.

"Lebih baik kamu mulai usahanya apa itu dari passion kamu, jadi secara nggak langsung kamu sudah paham betul, kamu udah jadi customernya. Kamu beli barangnya dulu juga, kamu learn how doing the business dari situ," ungkap Michael.

Saat memulai bisnis pun Michael menyarankan agar memulai dari skala kecil. Tak peduli modal yang dimiliki besar, tetap saja bisnis harus dimulai dari skala kecil.

Jangan pernah berpikir bisnis online adalah bisnis kilat. Semuanya butuh waktu, mulai dari modal yang kecil, belajar dari apapun yang dihadapi baru perlahan membesarkan kapasitas bisnisnya.

"Remember, start small! Nggak peduli kamu punya uang banyak, tetap jangan start big. Jangan langsung digelontorkan semuanya, kamu perlu belajar perlahan, memang butuh waktu. Jangan pikir mentang-mentang bisnis online kamu mau kilat," ujar Michael.

Mulai bisnis online juga disarankan bertahap, misalnya memulai bisnis online dengan menjadi dropshipper. Setelah usaha sudah mulai bertahan, baru lah beranikan diri menjadi reseller, dan selanjutnya buka usaha sendiri.

"Kalau bisnis online itu bisa aja mulai dari dropship. Kamu nggak punya produk, pakai punya orang dijual, ambil marginnya. Resiko kecil. Itu dilakukan untuk lihat pasar juga barang apa yang laku, belinya di mana," ungkap Michael.

"Setelah itu jadi reseller, ini kamu mulai jadi pebisnis karena mulai ada resiko. Kamu beli barang orang, stok, lalu kamu jual," ujarnya.

(hal/hns)