Wanti-wanti Jokowi ke Kepala Daerah soal Investasi, Apa Itu?

Danang Sugianto - detikFinance
Kamis, 29 Apr 2021 11:02 WIB
Nadiem Makarim dan Bahlil Lahadalia resmi mengemban jabatan baru di Kabinet Indonesia Maju.
Foto: Pool/Rusman/Biro Pers Setpres
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan sederet pesan penting untuk para pemerintah daerah. Salah satunya dia mengingatkan terkait pelayanan investasi di daerah.

Hal itu disampaikannya saat memberikan arahan kepada kepala daerah se-Indonesia pada 28 April 2021 yang ditayangkan ulang hari ini melalui akun Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (29/4/2021).

"Yang juga perlu saya ingatkan, terakhir, mengenai investasi. Ini juga berulang kali saya sampaikan, agar kemudahan pelayanan, kecepatan pelayanan, itu diberikan oleh daerah. Terutama yang berkaitan dengan perizinan," tuturnya.

Jokowi seringkali mengingatkan para kepala daerah mengenai pelayanan investasi. Dia mengaku masih saja mendengar terkait hambatan perizinan investasi di daerah.

"Ini saya ulang-ulang terus karena masih banyak saya dengar urusan perizinan terhambat dan lama sehingga investasi. Baik dari yang kecil menengah atau besar terhambat gara-gara perizinan yang tidak cepat. UU Cipta Kerja mengamanatkan kita untuk cepat melayani perizinan," tambahnya.

Jokowi menegaskan, investasi merupakan salah satu kunci dari pemulihan ekonomi saat ini akibat pandemi COVID-19. Sebab pemerintah tidak bisa menggenjot APBN.

"APBN tidak bisa tumbuh signifikan. APBD coba dilihat, year on year-nya tidak bisa tumbuh signifikan. Artinya yang kita butuhkan adalah investasi dari swasta. Dan investasi dari swasta itu akan muncul kalau pelayanan perizinan, kecepatan kita layani mereka bisa kita lakukan. Kuncinya ada di situ. Kunci pertumbuhan ekonomi ada di Investasi," terangnya.

Menurutnya dengan masuknya investasi maka akan ada tambahan peredaran uang di daerah maupun secara nasional. Pendapatan pajak juga bisa meningkat dan yang paling penting munculnya lapangan pekerjaan baru.

(das/zlf)