Perhatian! Sri Mulyani Minta Anak Buahnya Tak Mudik Lebaran

Hendra Kusuma - detikFinance
Jumat, 30 Apr 2021 14:26 WIB
Menkeu Sri Mulyani dan Menteri BUMN Erick Thohir bicara soal keberadaan Harley Davidson dan Brompton di pesawat Garuda. Menteri BUMN ungkap pemilik Harley itu.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta kepada seluruh pegawai negeri sipil (PNS) Kementerian Keuangan tidak mudik Lebaran 2021. Dirinya meminta kepada seluruh PNS untuk mematuhi aturan yang sudah ditetapkan pemerintah.

Meskipun, dikatakan Sri Mulyani sebagian PNS di lingkungan Kementerian Keuangan sudah banyak yang melaksanakan vaksinasi COVID-19.

"Saya berharap untuk seluruh jajaran di lingkungan Kementerian Keuangan untuk turut mematuhi aturan tidak hanya mengenai masalah mudik, namun juga di dalam menjaga disiplin kesehatan," kata Sri Mulyani dalam acara Peringatan Nuzulul Quran 1442 Hijriyah di Kementerian Keuangan, Jumat (30/4/2021).

Menurut Sri Mulyani, anjuran pemerintah untuk tidak mudik demi menjaga keselamatan keluarga dan masyarakat. Jalinan silaturahmi tetap bisa terjaga meskipun tidak berkumpul secara fisik.

"Meskipun sebagian dari Anda semuanya telah mendapatkan vaksin, ini tidak berarti bahwa kita boleh terlena," kata Sri Mulyani.

Dalam peringatan Nuzulul Quran 1442 Hijriyah, Sri Mulyani menyampaikan bahwa Al-Qur'an sebagai pedoman hidup, ayat pertama yang turun adalah Iqro', mengandung makna yang sangat bermakna dalam menghadapi pandemi COVID-19.

"Dalam menghadapi pandemi COVID-19, kami harus mampu untuk pandai membaca, iqro'. Membaca berbagai hal, fenomena, pengalaman masa lalu, antisipasi ke depan, bagaimana pengalaman dan juga bagaimana kita membaca berbagai data, situasi, ancaman, dan kesempatan," ujarnya.

Makna Al-Qur'an memberikan inspirasi tiada henti. Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini berharap agar Kementerian Keuangan dapat mencontoh keberhasilan Nabi Muhammad SAW dalam menerapkan nilai-nilai Al-Qur'an karena telah berhasil mentransformasikan bangsa Arab menjadi bangsa yang beradab dan mengalami banyak kemajuan.

"Oleh karena itu, di dalam melakukan peringatan Nuzulul Quran, kita berharap kita mampu untuk terus meningkatkan peradaban dan kemajuan akhlak dan moral kita, terutama di dalam menjalankan tugas-tugas negara untuk menghantarkan Indonesia menuju cita-citanya yaitu negara yang sejahtera dan adil. Baldatun Thoyyibatun wa rabbhun ghaffur," ungkapnya.

Sebagai penutup, Sri Mulyani berharap supaya momentum peringatan Nuzulul Quran digunakan untuk menguatkan kembali tekad dan etos kerja dalam menjalankan tugas menjaga keuangan negara secara amanah dan profesional.

Tonton juga Video: Perantau Curi Start Mudik di Pelabuhan Merak

[Gambas:Video 20detik]



(hek/ara)