Mau Lebaran, Mending Beli atau Jual Emas?

Faidah Umu Safuroh - detikFinance
Jumat, 30 Apr 2021 19:36 WIB
Petugas menunjukan emas imitasi di gerai Antam di kawasan Jakarta Pusat, Senin (18/1/2021). Hari ini saham ANTM turun cukup dalam hingga 6,73%.
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Momen Ramadhan dan Lebaran biasanya diikuti dengan kenaikan berbagai komoditas, termasuk emas. Pasalnya emas juga menjadi salah satu barang yang diincar masyarakat jelang Lebaran.

Kenaikan permintaan akan emas tersebut salah satunya dibarengi dengan pendapatan masyarakat yang meningkat menjelang Lebaran, yaitu mendapatkan Tunjangan Hari Raya. Apalagi saat ini pemerintah mewajibkan setiap perusahaan untuk membayar full THR karyawannya, meski sedang pandemi.

Dilansir dari berbagai sumber, alasan masyarakat untuk membeli emas saat menjelang Lebaran pun bermacam-macam. Ada yang untuk pamer saat bersilaturahmi hingga untuk sekadar simpanan.

Punya uang lebih memang menjadi momen yang tepat untuk membeli emas sebagai simpanan atau investasi jangka panjang. Lalu membeli emas untuk investasi juga sebaiknya tidak dilihat dari naik dan turunnya harga emas di pasaran.

Sebab emas merupakan instrumen simpanan atau investasi jangka panjang dan beda dengan jenis investasi lainnya. Meskipun begitu, harga dan daya beli emas juga stabil di masa yang akan datang.

Emas juga merupakan aset likuid yang dapat dijual ataupun digadaikan dengan mudah jika sewaktu-waktu membutuhkan uang. Produk investasi emas pun kini tak hanya menjadi andalan generasi baby boomer saja, tetapi juga generasi milenial karena beberapa keunggulan tersebut.

Emas murni seperti logam mulia Antam dapat dibeli langsung di toko maupun butik Antam. Pembelian secara langsung memungkinkan calon pembeli untuk berdiskusi dan mendapatkan informasi jelas mengenai produk-produk emas yang akan dibeli.

Selain itu, kini emas tak hanya bisa dibeli langsung ke tokonya. Ada berbagai channel penjualan emas, salah satunya melalui berbagai marketplace yang memungkinkan beli emas dengan cara dicicil maupun dibeli langsung secara online.

Meski tak bisa mendapatkan emas dalam bentuk fisik secara langsung, pembelian dengan cara online ini bisa menjadi cara untuk pemula agar tidak menunda-nunda untuk mulai berinvestasi. Oleh karena itu, cara online dalam investasi emas mulai banyak dilirik generasi milenial karena berbagai kemudahan yang ditawarkan.

Kini beragam platform menawarkan fitur untuk investasi emas, salah satunya melalui Tokopedia Emas. Melalui platform Tokopedia, bisa membeli emas mulai Rp 5.000 saja.

Masyarakat juga dapat membuat target investasi, mengirim kado emas, serta berlangganan di layanan investasi emas dari platform ini. Layanan ini juga menawarkan kemudahan pembelian dan penjualan emas secara online melalui platform Tokopedia.

(ncm/hns)

Tag Terpopuler