Sudah Bayarin Bukber tapi Nggak Ada yang Datang, Ini Tips Biar Nggak Boncos

Hendra Kusuma - detikFinance
Senin, 03 Mei 2021 11:21 WIB
Bukan Romantis, Lampu Remang-remang di Restoran Bikin Makanan Tak Enak
Foto: Ilustrasi iStock
Jakarta -

Kisah seorang pria yang harus menanggung biaya besar untuk acara buka bersama (bukber) viral di media sosial. Dalam sebuah video yang beredar, terlihat pria itu sudah memesan makanan dan minuman untuk 20 orang. Namun, tidak ada satu pun yang datang.

Perencana keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia, Andy Nugroho menilai kejadian tersebut membuat seorang pria yang sudah memesan makanan merugi.

"Tentu akan menjadi sangat tidak nyaman karena koordinator sudah keluar uang untuk pemesanan makanan-makanan tersebut. Walaupun makanannya bisa dibungkus dan teman-temannya sudah minta maaf, hal tersebut sangat tidak terpuji," kata Andy kepada detikcom, Minggu (2/5/2021).

Agar kejadian serupa tidak terulang, Andy menyarankan agar seorang koordinator acara bukber bisa meminta uang muka atau (DP) paling tidak 50% kepada teman atau anggotanya yang ingin mengikuti acara. Hal ini untuk membuat agar teman kamu berkomitmen untuk datang.

"Sebagai antisipasi, bila mengadakan bukber bisa mensyaratkan diawal masing-masing orang komitmen datang untuk setor DP sekitar 50% dari estimasi harga makanan yang dipilih, dan disetor ke koordinator," tuturnya.

"Atau bisa juga dengan sistem datang-pesan-bayar masing-masing, jadi koordinator hanya me-reserved tempatnya saja," tambahnya.

Sebelumnya viral seorang pria di Kediri, Jawa Timur bernama Dandy Dwi. Pengalaman tak mengenakan itu diceritakan olehnya lewat video yang diunggah di TikTok @dandydwi20 (1/5).

Video tersebut memperlihatkan dirinya tengah duduk kebingungan sambil menunggu temannya datang. Sementara di meja restoran yang sudah direservasi, sudah tersaji aneka makanan dan minuman.

"Nanti bukber kumpul jam 4 ya, langsung kumpul di tempat. Tapi jam 18.30 belum juga ada yang datang. Sementara tamu yang lain makanannya udah pada habis," tulisnya.

Kejadian lengkapnya di halaman berikutnya.

Tonton juga Video: Klaster Bukber dan Tarawih Diwaspadai Jadi Superspreader Corona

[Gambas:Video 20detik]



Dikonfirmasi detikcom (2/5) kejadian itu terjadi pada Jumat (30/4). Dandy menyebut kalau dirinya adalah koordinator dari acara buka puasa tersebut. Jadi ia datang lebih awal untuk mengatur semuanya.

"Kemarin janjian sama temen-temen. Kebetulan yang handle acara bukber saya. Ya seperti biasa janjian langsung ke tempat makannya," ujar Dandy kepada detikcom.

Namun sayang, tak ada satu teman pun yang datang buka bersama. Alhasil ia harus menanggung jumlah biaya dari makanan dan minuman yang ia pesan sekitar ratusan ribu. Dandy tidak ingin menyebutkan jumlah tepatnya karena dinilai sensitif.

Akhirnya, Dandy memutuskan untuk membungkus semua makanan dan membawanya pulang. Sementara itu, Dandy mengatakan kalau teman-temannya sudah meminta maaf kepadanya karena kejadian ini.

(hek/ara)