Kemendag Ketar-ketir Pengiriman Daging Kerbau India ke RI Mandek

Trio Hamdani - detikFinance
Senin, 03 Mei 2021 13:46 WIB
Badan Pusat Statistik mencatat impor daging beku menyumbang defisit pada neraca dagang di bulan April. Pasalnya, impor bahan pangan khususnya daging beku meningkat.
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Kementerian Perdagangan (Kemendag) khawatir daging kerbau beku yang diimpor dari India mandek masuk RI. Sebab, kondisi negara tersebut sedang genting. Dapat diketahui India sedang mengalami tsunami COVID-19.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Syailendra mengatakan semestinya pada Mei ini akan masuk daging kerbau beku India sebanyak 10.024 ton.

"Di Mei itu sekitar 10.024 ton. Nah ini yang memang belum masuk semua ini barang. Apalagi sekarang di India lagi kondisi seperti ini, kita agak ketar-ketir juga nih, masuk juga nggak barang ini?" kata dia dalam webinar yang tayang di saluran YouTube Seknas Media Channel, Senin (3/5/2021).

Kalaupun daging kerbau tersebut masuk ke Indonesia, dia menjelaskan harus diyakinkan bahwa produk tersebut aman. Tapi kembali dia menerangkan belum melihat perkembangan atas pengirim daging kerbau tersebut.

"Nah ini 10.024 ton yang harusnya masuk di Mei ini terus terang saja belum kita lihat perkembangannya," sebutnya.

Sementara daging kerbau India yang sudah masuk ke Indonesia ada sekitar 2.550 ton. Terlepas dari situasi yang terjadi saat ini, dia memastikan bahwa akan ada lagi daging kerbau India yang masuk ke Indonesia sebelum Hari Raya Idul Fitri.

"Dijamin sebelum hari raya akan ada masuk lagi. Jadi ini impor daging kerbau itu sudah masuk 2.550 sebelumnya, tetapi yang 10.024 belum," tambah Syailendra.