Bank Raksasa Ini Tak Lagi WFH Mulai Bulan Depan

Aulia Damayanti - detikFinance
Rabu, 05 Mei 2021 10:20 WIB
Skandal 1MDB: Goldman Sachs nyatakan tuntutan pidana Malaysia salah alamat
Foto: BBC World
Jakarta -

Salah satu bank terbesar di Amerika Serikat (AS) Goldman Sachs mengumumkan akan mengembalikan karyawannya untuk bekerja di kantor mulai 14 Juni 2021. Rencana itu menjadi tanda pembukaan ekonomi di New York City di tengah pandemi COVID-19.

"Kami berfokus pada kemajuan dalam perjalanan kami untuk secara bertahap menyatukan kembali orang-orang kami, di tempat yang aman untuk melakukannya, dan sekarang berada dalam posisi untuk mengaktifkan langkah selanjutnya dalam strategi kembali ke kantor," kata CEO David Solomon, Presiden John Waldron dan CFO Stephen Scherr yang menulis memo perusahaan.

Memo itu juga meminta karyawan bank di Inggris untuk membuat rencana kembali ke bekerja di kantor pada 21 Juni. Eksekutif Goldman Sachs mengatakan kembalinya karyawan untuk bekerja di kantor didorong dengan vaksinasi yang terus dilakukan. Protokol kesehatan juga akan tetap diterapkan di kantor.

"Efektivitas protokol kesehatan dan keselamatan tetap kami terapkan di seluruh kantor Goldman Sachs untuk melindungi orang-orang kami," tulis memo itu, dikutip dari CNN, Rabu (5/5/2021).

Goldman Sachs, yang kantor pusatnya terletak di dekat Wall Street di Lower Manhattan, mengharapkan hampir 5.400 pekerja magang, analis dan rekanan yang baru dipekerjakan ke kantornya juga kembali ke kantor.

JPMorgan Chase (JPM) juga mengumumkan akan membuka kantor di AS untuk semua karyawan pada 17 Mei, namun terbatas hanya 50%. Eksekutif JPMorgan mengatakan awal Juli mereka mengharapkan semua karyawan yang berbasis di AS akan berada di kantor dengan jadwal rotasi yang konsisten dengan batasan 50% juga.

(fdl/fdl)