BLT UMKM untuk 3 Juta Penerima Baru Belum Cair, Apa Sebabnya?

Trio Hamdani - detikFinance
Rabu, 05 Mei 2021 14:02 WIB
Sejumlah warga mendatangi Bank BRI Unit Rorotan, Jakarta. Mereka mengantre untuk mendapatkan Banpers Produktif untuk Usaha Mikro (BPUM) sebesar Rp 1,2 juta.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Pemerintah memutuskan untuk menambah calon penerima BLT UMKM atau Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) sebanyak 3 juta. Namun para calon penerima baru ini harus mengantre per Mei hingga September nanti.

Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM, Eddy Satriya mengatakan saat ini BLT UMKM Rp 1, 2 juta baru disalurkan kepada penerima lama yang sudah mendapat bantuan pada periode 2020. Penerima lama BPUM yang kembali mendapatkan bantuan berjumlah 9,8 juta orang.

"Ditetapkan 9,8 juta dari data-data yang lama, 9,8 juta itu diusahakan bisa dicairkan pada bulan Maret kemaren sampai April ini," kata dia dalam Dialog Produktif Rabu Utama secara virtual, Rabu (5/5/2021).

Namun realisasinya hingga 30 April, BLT UMKM baru tersalurkan kepada 8,6 juta penerima. Total penyaluran hingga menyasar 9,8 juta penerima ditargetkan rampung 12 Mei.

Selanjutnya, pemerintah baru akan memproses para calon penerima baru BLT UMKM Rp 1, 2 juta yang tahun lalu belum mendapatkan bantuan. Mereka menerima bantuan belakangan karena proses pendataannya cukup memakan waktu.

"3 juta ini kan karena utamanya adalah data baru ini butuh waktu agak lama sedikit memproses datanya. Nah, ini nanti direncanakan untuk sampai kuartal 2 yang dimulai April sampai kemudian September kuartal 3," paparnya.

Di sisi lain, pihaknya juga masih menunggu tambahan anggaran dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Sementara anggaran yang sudah disetujui baru untuk 9,8 juta penerima.

"Jadi memang ada rencana penambahan di luar alokasi yang sudah disetujui Rp 11,76 triliun untuk 9,8 juta, tambahannya adalah sebanyak 3 juta penerima baru," tambah Eddy.

(toy/fdl)