Bahlil Ungkap Asal-usul Kementerian Investasi: Masukan Menteri PUPR

Vadhia Lidyana - detikFinance
Kamis, 06 Mei 2021 21:30 WIB
Nadiem Makarim dan Bahlil Lahadalia resmi mengemban jabatan baru di Kabinet Indonesia Maju.
Foto: Pool/Rusman/Biro Pers Setpres
Jakarta -

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan asal-usul Kementerian Investasi. Ia mengatakan, BKPM bisa naik pangkat menjadi Kementerian Investasi salah satunya karena usulan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Bahlil mengatakan, BKPM diusulkan Basuki naik kelas menjadi Kementerian Investasi agar mempermudah para investor yang ingin menanamkan modal di Tanah Air.

"Ini Bapak-Ibu pejabat PU tahu saja bahwa Kementerian Investasi ini jadi karena usulan dari Bapak Menteri PU agar investor-investor itu tidak dipersulit dalam membuat izin atau insentifnya," kata Bahlil dalam Market Sounding Proyek KPBU Jalan Tol Akses Patimban dan Jembatan Batam-Bintan yang disiarkan virtual, Kamis (6/5/2021).

Bahlil mengatakan, berdirinya Kementerian Investasi akan semakin berupaya memberikan kepastian kepada investor, terutama dalam hal pengurusan izin agar iklim investasi Indonesia semakin baik.

"Kami sudah berjanji kepada seluruh investor bahwa silakan Bapak-Ibu membawa teknologi, membawa kapital, membawa sebagian pasar, nanti urusan izin, Pemda, pemerintah yang akan bersama Bapak-Ibu untuk membantu," tegas Bahlil.

Pada Market Sounding itu juga, Basuki menceritakan responsnya ketika Bahlil dilantik sebagai Menteri Investasi. Ia mengaku, dirinya mengirimkan karangan bunga dengan ucapan khusus.

"Bapak Menteri Investasi yang sangat saya banggakan dan sangat saya harapkan. Ini waktu beliau dilantik, saya kirim bunganya, (dengan ucapan) selamat bekerja lebih keras!" kata Basuki.

Basuki mengatakan, dirinya percaya Bahlil akan mendampingi para investor dengan baik. Menurutnya, perjuangan Bahlil dari bawah hingga menjadi Menteri menunjukkan komitmen yang kuat untuk mendorong pertumbuhan investasi.

"Kami percaya betul. Beliau ini berangkat dari bawah, sehingga komitmen beliau sangat kuat untuk ikut membuka lapangan kerja. Tagline beliau, kalau menghalangi investasi berarti juga menghalangi pembukaan lapangan kerja. Saya perhatikan terus komitmen beliau dalam mendukung setiap investasi," urainya.

Di akhir sambutannya, Basuki meminta Bahlil untuk terus mengawal proses investasi di proyek KPBU Jalan Tol Akses Patimban dan Jembatan Batam-Bintan tersebut hingga sukses berjalan.

"Kepada Bapak Menteri Investasi, mohon dukungan dan semangatnya dari Fakfak untuk Patimban, Batam, dan Bintan," tandas Basuki.

(vdl/dna)