Permisi, Paket Telat Datang! Ternyata Ini Biang Keroknya

Soraya Novika - detikFinance
Selasa, 11 Mei 2021 12:13 WIB
Jelang lebaran, jasa pengiriman barang semakin meningkat. Pengiriman paket motor via kereta api mengalami kenaikan dua kali lipat.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Sejumlah pelanggan ramai-ramai mengajukan keluhannya di kolom komentar Instagram resmi jasa pengiriman logistik J&T Express. Beberapa di antaranya mengeluh sudah 5 hari lebih barangnya tak bergerak dari pusat sortir.

"Paketku ga gerak2 dri tgl 5 padahal nyangkut di palembang," tulis seorang pelanggan di kolom komentar @jntexpressid dikutip detikcom, Selasa (11/5/2021).

Pelanggan lainnya pun mengeluhkan hal serupa, paling lama ada yang mengaku sudah 7 hari belum juga menerima paket yang dipesan tersebut.

J&T Express pun buka suara. CEO J&T Express Indonesia Robin Lo mengakui memang ada keterlambatan pengiriman selama masa Ramadhan dan menjelang Lebaran 2021 ini. Penyebabnya karena ketidakpastian kebijakan yang kemudian membuat penerbangan di area tertentu tidak bisa menggunakan freighter atau kapal angkut (kargo) untuk membawa barang pesanan pelanggan.

"Penyebab utamanya dikarenakan dalam kondisi pandemi ini menyebabkan terjadinya banyak ketidakpastian, seperti penerbangan untuk area tertentu yang tidak menggunakan freighter," ujar Robin kepada detikcom, Selasa (11/5/2021).

Penyebab lainnya adalah banyaknya pesanan yang masuk selama masa Ramadhan dan menjelang Lebaran 2021 ini. Untuk penyebab satu ini, pihak J&T Express mengaku masih mampu mengantisipasinya dengan baik dan dipastikan semua pengiriman masih berjalan sesuai dengan service level agreement (SLA).

"Selain itu, saat ini memang ada terjadi lonjakan pengiriman dikarenakan peak season namun masih dapat kami tangani karena adanya antisipasi persiapan beberapa bulan sebelumnya seperti penambahan armada, SDM, dan perakatan. Semua pengiriman saat ini masih berjalan sesuai dengan SLA," ungkapnya.

Hal lain yang dilakukan J&T Express untuk mempercepat pengirimannya adalah dengan memaksimalkan fasilitas infrastruktur yang dimiliki seperti mesin sortir otomatis, regulated agent, dan air freighter. Selain itu, jumlah armada dan SDM pun ditambah demi meningkatkan pelayanan di lapangan.

"Penambahan SDM tentunya dilakukan untuk mengakomodir lonjakan pengiriman yang masuk. Penambahan SDM sekitar 20-30% tergantung dengan kebutuhan," imbuhnya.

Lanjut ke halaman berikutnya.

Lihat juga Video: Kemenparekraf Promosikan Paket Hampers Pengganti Larangan Mudik

[Gambas:Video 20detik]



Selama momen peak season bulan suci Ramadhan dan menjelang lebaran kali ini, J&T Express menerima orderan hingga mencapai 5 juta paket per hari. Ini menunjukkan adanya kenaikan lonjakan pengiriman sebesar 60% dibandingkan tahun sebelumnya.

"Walaupun di tengah pandemi, daya beli masyarakat tetap tinggi dan adanya lonjakan di momen Ramadhan apalagi masyarakat saat ini masih membatasi diri untuk kegiatan keluar rumah sehingga masyarakat memilih transaksi secara online dan terjadi peningkatan pengiriman. Jelang lebaran tahun ini peningkatan yang cukup signifikan mencapai 60%," tutur Robin.

Selain menambah SDM, armada kendaraan dan memaksimal faktor pendukung SLA lainnya, J&T Express juga memperluas dan menambah kapasitas gudang sortir di beberapa area juga dilakukan sesuai dengan kebutuhan. Robin menambagkan, J&T Express pun tetap menerapkan protokol kesehatan 3M, disinfektan paket yang akan dikirimkan dan area operasional demi memaksimalkan perlindungan dan kenyamanan karyawan dan pelanggan.

Selain persiapan di lapangan yang menjadi mandatory, memasuki awal Ramadhan J&T Express telah menghadirkan layanan baru dengan fasilitas premium sebagai opsi pengiriman yang dapat digunakan yakni J&T Super yang memiliki inovasi kecepatan dalam pengiriman.

"Layanan J&T Super ini memang baru kami luncurkan pada awal April dan di masa Ramadhan kami memberikan diskon hingga 40%," ujarnya.

Tak hanya itu, di masa Ramadhan ini J&T Express kerap membantu meningkatkan exposure brand awareness dan engagement brand dalam pagelaran J&T Fashion Week pada 1 Mei lalu dengan mengandeng 50 brand dengan sejumlah kategori dalam sebuah fashion show serta adanya program Instagram live review #PastiJNT yang diadakan setiap minggunya hingga 5 Mei 2021 dengan menggandeng produk dan brand berbeda yang direview oleh content creator maupun influencer dalam Instagram @jntexpressid.

(fdl/fdl)