Harga Beras dan Gula Berangsur Turun
Jumat, 10 Mar 2006 23:19 WIB
Jakarta - Berdasarkan pemantauan harga dan distribusi barang kebutuhan pokok oleh Departemen Perdagangan harga gula dan beras berangsur mulai mengalami penurunan meskipun penurunan harga belum signifikan.Sebelumnya lonjakan kenaikan harga kedua komoditi ini, pernah diprediksi harga gula mencapai Rp 8.000/kg.Direktur Bina Pasar Departemen Perdagangan Gunaryo membenarkan sejak seminggu ini, kedua komoditi ini mengalami tren penurunan harga."Sebabnya panen raya yang sempat tertunda telah terealisasi," katanya kepada wartawan saat ditemui di kantornya, Jl Ridwan Rais, Jakarta, Jumat (10/3/2006).Perbandingan harga beras pada tanggal 2 Februari dan 9 Februari 2006 di Nanggroe Aceh Darussalam yang semula Rp 4.500/kg menjadi Rp 4.471/kg. Di Semarang Rp 4.320/kg menjadi Rp 4314/kg dan harga beras di DI Yogyakarta turun dari Rp 4.200/kg menjadi Rp 4.000/kg, di Pontianak dari Rp 5.575/kg menjadi Rp 5.500/kg.Sementara di Samarinda dari Rp 4.450/kg menjadi Rp 4.386/kg, di Banten Rp 4.392/kg menjadi Rp 4.375/kg.Stok beras di Pasar Induk Cipinang pada 8 Maret 2006 naik 351 ton atau 0,67 persen menjadi 52.469 ton, dibanding hari sebelumya sebesar 52.118 ton. Stok beras ini dapat memenuhi kebutuhan Jakarta 17 hari dengan rata-rata kebutuhan 3.000 ton per hari.Harga beras rata-rata di Pasar Cipinang tanggal 9 Maret 2006 yakni, beras tipe IR 64 I Rp 4.550 /kg, IR 64 II Rp 4.200/kg dan beras tipe IR 64 III Rp 3.700/kg.Harga gula lokal tanggal 2 Februari dan 9 Februari 2006 di Aceh dari Rp 6.900/kg menjadi Rp 6.700/kg, di Padang dari Rp 6.500/kg menjadi Rp 6.300/kg, di Jambi dari Rp 6.300/kg menjadi Rp 6.200/kg.
(ddn/)











































