Mudik Dilarang, 3.295 Orang Disetop Naik Kereta

Tim detikcom - detikFinance
Sabtu, 15 Mei 2021 16:50 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi/Foto: (dok KAI)
Jakarta -

Selama masa larangan mudik tercatat 3.295 orang dilarang naik kereta. Apa alasannya para calon penumpang itu dilarang?

"3.295 calon penumpang yang tidak diizinkan naik KA karena surat izin perjalanannya tidak sesuai. Rinciannya adalah, 2.757 orang tidak membawa surat izin perjalanan dan 538 orang tidak membawa surat bebas COVID-19 yang masih berlaku," dikutip dari keterangan tertulis KAI, Sabtu (15/5/2021).

VP Public Relations KAI Joni Martinus menjelaskan selama 9 hari masa peniadaan mudik (6-14 Mei 2021), KAI telah melayani 48.810 pelanggan non mudik, atau rata-rata 5.423 pelanggan per hari

Rata-rata harian volume pelanggan tersebut turun 85% dibandingkan dengan rata-rata harian volume pelanggan saat masa pengetatan pra larangan mudik pada 22 April-5 Mei 2021 yaitu sebanyak 36.435 pelanggan per hari.

Penurunan volume pelanggan ini dikarenakan adanya kebijakan larangan mudik dari pemerintah, sehingga masyarakat yang hendak mudik menggunakan kereta api harus menunda perjalanannya.

"Pelanggan yang berangkat pada masa peniadaan mudik ini benar-benar memang memiliki kepentingan mendesak/non mudik dan telah kami verifikasi. Proses verifikasi berkas-berkas syarat perjalanan kami lakukan dengan teliti, cermat, dan tegas," kata Joni dalam keterangan tertulis KAI.

KAI terus mengingatkan masyarakat agar memahami syarat-syarat naik kereta Jarak Jauh pada masa peniadaan mudik sebelum membeli tiket.

"Selain itu kami harapkan calon pelanggan yang berkasnya sudah lengkap tidak datang terlalu dekat dengan jadwal keberangkatan karena ada proses verifikasi berkas terlebih dahulu. Jika keberangkatan di malam hari, calon pelanggan sudah bisa melakukan verifikasi dari siang harinya," kata Joni.

"KAI mendukung kebijakan pemerintah terkait peniadaan mudik, dimana selama masa peniadaan mudik Lebaran 6-17 Mei 2021, KAI mengoperasikan 38 perjalanan kereta Jarak Jauh hanya untuk melayani orang-orang yang dikecualikan sesuai aturan yang ditetapkan pemerintah dan bukan untuk kepentingan mudik maupun balik lebaran," tutup Joni.

Halaman berikutnya tentang syarat naik kereta jarak jauh selama masa larangan mudik 6-17 Mei 2021. Langsung klik.

Selanjutnya
Halaman
1 2