Gojek-Tokopedia Merger, Driver Minta Bonus dan Insentif Naik

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Selasa, 18 Mei 2021 13:42 WIB
Gojek dan Tokopedia resmi merger dan menghasilkan grup GoTo.
Foto: Dok. GoTo
Jakarta -

Driver ojek online buka suara soal merger Gojek dan Tokopedia ke dalam grup GoTo. Mereka meminta penggabungan ini dapat meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan.

Ketua Presidium Nasional Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Igun Wicaksono mengatakan para driver meminta bonus dan insentif bisa naik dengan bergabungnya Gojek dan Tokopedia. Pasalnya, kapasitas kedua perusahaan makin besar dengan penggabungan ini.

"Bonus dan insentif harus naik, jangan sampai penggabungan ini bikin nama besar Gojek makin besar, valuasi besar, tapi insentif dan bonus malah makin kecil. Dengan besarnya nama GoTo harusnya ada kenaikan bonus dan insentif driver ojol dong," ujar Igun kepada detikcom, Selasa (18/5/2021).

Soal besarannya, Igun meminta agar bonus dan insentif bisa naik minimal 50%. "Minimal 50% lah naik, kalau bisa sih 100%, yang penting juga bonus dan insentif lancar," katanya.

Igun juga meminta dengan meningkatnya kapasitas Gojek dengan bergabung menjadi GoTo maka jaminan sosial dan asuransi kecelakaan bagi driver harus lebih diperhatikan.

"Tolong keduanya ini jadi lebih banyak melihat soal pengadaan jaminan sosial dan asueansi kecelakaan secara gratis bagi pengemudi. Ini kan kami kirim barang dan bawa penumpang. Jaminan kecelakaan segala macam itu harus diperhatikan lebih dari sekarang," tegas Igun.

Sejauh ini dari laporan para driver ojol, Igun mengatakan belum ada perubahan fitur dan layanan pada ojek online. Pihaknya masih menunggu kabar lebih lanjut soal fitur baru bagi driver usai GoTo terbentuk.

"Sejauh ini layanan nggak ada perubahan masih sama saja sih, belum ada fitur baru. Kami belum tahu, belum ada kabar. Kami tunggu dari GoTo aja," ungkap Igun.

Simak Video: 5 Fakta Merger Gojek dan Tokopedia yang Lahirkan GoTo

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2