Ajakan Luhut Work From Bali dan Bahaya Penyebaran COVID-19

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Rabu, 19 Mei 2021 17:35 WIB
Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar (Andika-detikcom)
Foto: Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar (Andika-detikcom)

Berkaca dari Seychelles, Faisal meminta pemerintah berhati-hati dalam membuka akses besar-besaran ke Bali, salah satunya dengan program Work From Bali ini. Bahkan, vaksinasi besar-besaran pun tak menjamin menekan penyebaran COVID-19.

"Artinya, vaksinasi pun belum tentu menjamin tidak akan terjadi penyebaran pandemi susulan. Maka dari itu kehati-hatian harus dijaga, penanggulangan pandemi di daerah tersebut harus dijamin sudah bagus," ujar Faisal.

Di sisi lain wacana Work From Bali dinilai tidak sejalan dengan upaya pemerintah mendorong masyarakat kerja dari rumah demi menekan penyebaran COVID-19. Hal itu diungkapkan oleh ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira.

"Wacana pegawai Work From Bali ini tidak sejalan dengan upaya pemerintah lakukan WFH demi kurangi penyebaran COVID-19, dan optimalkan digitalisasi di tempat kerja. Kan yang semangat pegawai bisa lakukan WFH dari awal pemerintah juga, rapat bisa pakai zoom," ungkap Bhima.

Bhima menilai kalau memang bisa berkerja di rumah, buat apa buang dana untuk membiayai pegawai kerja di tempat wisata. "Kok sekarang buang dana dengan rapat di tempat wisata," ungkapnya.


(hal/fdl)