Updated

Bentrokan Terjadi di Sebuah Lahan di Toba, Puluhan Warga Terluka

Tim detikcom - detikFinance
Kamis, 20 Mei 2021 10:15 WIB
pemuda melempar Batu pada musuhnya
Foto: Edi Wahyono

Bentrokan antara masyarakat dengan pihak PT TPL, kata Roganda sudah lama berlangsung. Bahkan sepanjang 2020-2021, sekitar 70 warga dilaporkan PT TPL ke polisi. Konflik lahan konsesi TPL pun terjadi di Toba, Simalungun, Taput, Humbahas.

PT TPL Buka Suara

Direktur PT Toba Pulp Lestari Tbk Jandres Silalahi pun buka suara soal bentrokan yang terjadi. Dia menyebutkan bentrokan terjadi karena adanya aksi-aksi tidak diharapkan oleh sekelompok masyarakat.

Jandres menjelaskan bentrokan terjadi di tengah proses dialog antara perusahaan, masyarakat, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), serta stakeholders lainnya.

"Kami menyesalkan atas terjadinya tindakan yang tidak diharapkan yang menyebabkan dua korban luka. Apalagi, aksi oleh sekelompok oknum masyarakat tersebut terjadi di tengah proses dialog untuk menyelesaikan isu-isu yang ada," kata Jandres melalui keterangan tertulis yang diterima detikcom.

Jandres mengklaim lokasi penanaman eukaliptus yang dilakukan pihaknya merupakan lokasi konsesi yang memiliki izin dari negara dan telah memasuki masa rotasi penanaman ke-6 (enam).

Hal itu berdasarkan SK Menteri Kehutanan No.493/Kpts-II/92 tanggal 01 Juni 1992.Jo SK.307/MenLHK/Setjen/HPL.P/7/2020 tentang Pemberian Hak Pengusahaan Hutan Tanaman Industri.

Jandres menyatakan, PT Toba Pulp Lestari akan terus mendorong dialog dan solusi yang damai dengan masyarakat guna mencari jalan keluar persoalan.

Artikel ini sudah mengalami perubahan judul dan beberapa isi. Sebelumnya, redaksi memberi judul "Bentrokan Terjadi di Toba, Kerabat Luhut Dikabarkan Jadi Korban"



Simak Video "Luhut: KPK Ini Super Sakti, Tapi OTT Nggak Bikin Jera!"
[Gambas:Video 20detik]

(ang/ang)