Tarif Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Naik Senin Depan

Hendra Kusuma - detikFinance
Jumat, 21 Mei 2021 15:00 WIB
Sebagian seksi Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi atau yang saat ini disingkat MKTT bakal dioperasionalkan pada akhir tahun nanti. Begini penampakannya.
Tol Medan-Tebing Tinggi/Foto: Pool
Jakarta -

PT Jasa Marga Tbk (Persero) mengumumkan tarif ruas Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi naik pada Senin 24 Mei, pukul 00.00 WIB. Penyesuaian ini sesuai dengan Keputusan Menteri PUPR no.507/KPTS/M/2021 tanggal 27 April 2021 tentang Penyesuaian Tarif Tol pada Ruas Jalan Tol MKTT.

Direktur Utama PT Jasamarga Kualanamu Tol (JMKT) Teddy Rosady mengatakan, penyesuaian tarif di ruas tol MKTT ditetapkan sebesar 3,24% dan bersifat reguler atau menyesuaikan besaran inflasi Kota Medan periode 1 Februari 2019 sampai dengan 31 Januari 2021.

"Sebagai simulasi untuk perjalanan pengguna jalan dengan kendaraan golongan 1 dari Gerbang Tol (GT) Kualanamu menuju GT Tebing Tinggi yang semula Rp 50.000 menjadi Rp 51.500 atau naik sebesar 3,0%," kata Teddy dalam keterangan resminya, Jumat (21/5/2021).

"Selain itu yang terkoneksi dengan jalan tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa (Belmera), pengguna jalan dengan kendaraan golongan 1 dari GT Kualanamu menuju GT Tanjung Mulia yang semula Rp 23.000 menjadi Rp 23.500, atau naik sebesar 2,2%," sambungnya.

Teddy mengungkapkan, penyesuaian tarif dilakukan sebagai wujud kepastian pengembalian investasi serta menjaga kepercayaan investor sesuai business plan, membangun iklim investasi jalan tol yang kondusif, pemenuhan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) sebagai suatu Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) hingga pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Terkait dengan SPM yang merupakan ukuran standar pelayanan yang harus dipenuhi oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) sesuai Peraturan Menteri PUPR, PT JMKT selaku pengelola Jalan Tol MKTT, dikatakan Teddy telah memenuhi seluruh SPM yang dipersyaratkan.

Selain pemenuhan SPM, PT JMKT juga melaksanakan berbagai peningkatan pelayanan yang mencakup layanan transaksi, layanan lalu lintas dan layanan konstruksi yang dilakukan dalam rangka memberikan keamanan, kenyamanan, dan keselamatan kepada pengguna jalan tol.

"PT JMKT secara konsisten melakukan upaya perbaikan guna meningkatkan keamanan, kenyamanan dan keselamatan kepada pengguna jalan tol. Di bidang transaksi antara lain peningkatan kapasitas transaksi dengan penambahan fasilitas top up elektronik di lajur gardu transaksi khususnya pada gardu-gardu padat seperti di Gerbang Tol Tebing Tinggi, dan penambahan unit mobile reader di gerbang tol," katanya.

Pada bidang layanan lalu lintas, ungkap Teddy, dilakukan penambahan fasilitas jalan tol, seperti penambahan mobil patroli dan derek, pemasangan smart CCTV, penambahan Variable Message Sign (VMS), penggantian marka putih menjadi marka berwarna kuning di bahu dalam sepanjang jalan tol, dan penambahan rambu-rambu petunjuk arah.

"Sedangkan untuk layanan konstruksi, PT JMKT telah melaksanakan perbaikan dan pemeliharaan fisik jalan tol secara periodik, rekonstruksi perkerasan guna meningkatkan kualitas jalan, penghijauan (beautifikasi) secara bertahap di sepanjang jalan tol, penambahan pagar pembatas dan normalisasi saluran air," jelasnya.

Untuk memastikan masyarakat menerima informasi ini dengan baik, Kementerian PUPR, Regional Jasamarga Nusantara Tollroad, bersama PT JMKT bersinergi untuk melakukan sosialisasi melalui media sosial, media massa dan media luar ruang (spanduk & VMS).

(hek/ara)