Kejar Pertumbuhan Ekonomi 7%, Pemerintah Harus Apa?

Hendra Kusuma - detikFinance
Jumat, 21 Mei 2021 16:32 WIB
Pemulihan ekonomi nasional di tahun 2021 masih memiliki tantangan besar. COVID-19 masih menjadi faktor ketidakpastian alias hantu pemulihan ekonomi.
Ilustrasi/Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan pertumbuhan ekonomi kuartal II-2021 sebesar 7%. Ia meminta konsumsi digenjot dengan menekan kasus COVID-19.

"Kuartal kedua berarti April,Mei, Juni target kita kurang lebih 7%," ujar Jokowi dikutip dari akun YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (20/5/2021).

Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar menegaskan percepatan penanganan COVID-19 sangat diperlukan untuk menjaga momentum pertumbuhan realisasi investasi yang saat ini sedang terbangun.

"Kami meminta pemerintah untuk mengupayakan kebijakan penanganan COVID-19 terutama dalam penerapan vaksinasi. Banyak perbaikan kebijakan yang harus dilakukan untuk menurunkan laju penyebaran COVID-19 khususnya pasca libur Lebaran," kata Muhaimin, Jumat (21/5/2021).

Pemerintah harus menerapkan berbagai kebijakan yang implementatif. Berbagai kebijakan yang telah dilaksanakan dalam rangka menangani COVID-19 juga perlu dievaluasi, contohnya adalah terkait dengan larangan mudik beberapa waktu lalu.

Muhaimin menegaskan, kuartal II-2021 merupakan momentum pemulihan ekonomi yang perlu dijaga. Indikasi pemulihan ekonomi tersebut salah satunya tampak dari realisasi investasi yang sudah mulai meningkat.

DPR mendorong Kementerian Kesehatan menata ulang agenda prioritas yang telah ditetapkan sebelum pandemi. Sebut saja GERMAS dan peningkatan tata kelola sistem kesehatan diatur ulang agar fokus kepada penanganan COVID-19 dan vaksin.

(hek/ara)