Centro Paragon Mall Tutup Usai 10 Tahun Operasi, Karyawannya Merana

Ari Purnomo - detikFinance
Sabtu, 22 Mei 2021 22:00 WIB
Kondisi Centro Departement Store di Solo Paragon Mall yang sudah tutup
Foto: Ari Purnomo
Solo -

Setelah hampir 10 tahun melayani pelanggannya di Solo, Centro Department Store di Solo Paragon Mall akhirnya resmi tutup. Tutupnya, Centro disampaikan oleh manajemen mal. Lalu bagaimana nasib karyawannya?

Salah satu karyawan Centro, Arif hidayat (44) mengatakan, sebelum tutup seluruh karyawan sudah dirumahkan termasuk dirinya.

"Karyawan dirumahkan tanggal 16 April dan Centro sudah resmi tidak beroperasi pada 6 Mei," terang Arif saat dihubungi detikcom, Sabtu (22/5/2021).

Arif dengan jabatan terakhir sebagai General Affair (GA) menambahkan, sejak dirumahkan dirinya kembali ke kampung halaman dan belum ada pekerjaan pengganti. "Kalau uang pesangon ada, tetapi kapan (pencairannya) kami belum tahu. Sementara ini, saya juga belum ada pekerjaan," tuturnya.

Pria yang sudah bekerja sejak tahun 2005 dan memulai di Centro Semanggi Jakarta itu berharap agar uang pesangon bisa segera dicairkan agar bisa digunakan sebagai modal usaha. Terlebih, dirinya harus memenuhi kebutuhan keluarga termasuk untuk biaya pendidikan kedua anaknya.

"Ya kalau harapannya bisa segera cair, kan bisa juga dipakai untuk modal usaha. Tapi saya tidak bisa bicara banyak soal kapan pesangon cair," ujarnya.

Mantan karyawan Centro lainnya, Satrio mengatakan, dirinya lebih dulu memilih mengundurkan diri sebelum Centro tutup. "Sejak pandemi kan kondisi Centro sudah mulai terdampak. Ada beberapa perubahan yang saya rasakan," katanya.

Misalkan, lanjut Satrio, sebelumnya ada bonus bagi karyawan tetapi sudah tidak ada lagi. Dia melihat kondisi Centro sudah tidak sehat lagi.

"Saya melihat Centro sudah tidak sehat waktu itu, jadi saya memutuskan untuk mengundurkan diri. Dan sekarang berwirausaha, jualan, karena belum ada pekerjaan lain," urainya.

(fdl/fdl)