Terpopuler Sepekan

Geger Kasus Antigen Bekas, Erick Pecat-Usir Direksi KF Diagnostika

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Minggu, 23 Mei 2021 14:06 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Kasus antigen bekas di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara beberapa waktu lalu membuat publik resah. Apalagi, kasus ini muncul di tengah kekahwatiran masyarakat terhadap penyebaran virus COVID-19.

Menteri BUMN Erick Thohir pun menindaklanjuti masalah tersebut. Setelah melakukan penilaian, ia pun mengambil langkah tegas.

Erick Thohir memutuskan untuk memecat seluruh direksi Kimia Farma Diagnostika (KFD). Untuk hal yang terkait dengan masalah hukum, ia menyerahkan ke aparat yang berwenang.

"Setelah melakukan pengkajian secara komprehensif, langkah (pemberhentian) ini mesti diambil. Selanjutnya, hal yang menyangkut hukum merupakan ranah dari aparat yang berwenang," kata Erick dalam keterangan tertulis, Minggu (16/5/2021).

Erick juga meminta agar berkarir di tempat lain karena tak sejalan dengan nilai-nilai yang dijunjung di BUMN.

"Karena memang sudah tak sejalan dengan core value tersebut, maka tidak memandang siapa dan apa jabatannya, maka kami persilakan untuk berkarier di tempat lain," kata Erick.

Erick pun menjelaskan, ada kelemahan secara sistem yang membuat kasus antigen bekas dapat terjadi. Hal ini berdampak luas bagi kepercayaan masyarakat.

Menurut Erick, sebagai perusahaan yang memberikan layanan kesehatan rasa kepercayaan yang diperoleh dari kualitas pelayanan menjadi hal yang tak bisa ditawar.

"Akumulasi dari seluruh hal tersebut membuat kami berkewajiban untuk mengambil langkah ini. Ini bukan langkah untuk menghukum, tapi langkah untuk menegakkan dan memastikan bahwa seluruh BUMN punya komitmen untuk melayani, melindungi, dan bekerja untuk kepentingan masyarakat," kata Erick.

Saat ini, auditor independen sedang bekerja juga untuk memeriksa semua lab yang ada di bawah Kimia Farma.

(acd/zlf)