Diskon PPnBM Manjur! Penjualan Mobil Meroket 227%

Trio Hamdani - detikFinance
Selasa, 25 Mei 2021 09:40 WIB
Pemerintah menaikkan pajak impor barang konsumsi. Pengumuman kenaikan pajak impor barang konsumsi itu dilakukan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Jakarta, Rabu (5/9/2018).
Foto: Istimewa/Kementerian Keuangan
Jakarta -

Produksi dan penjualan mobil mengalami kenaikan. Tingkat penjualan mobil ritel pada April 2021 naik dibandingkan Maret karena diskon PPnBM.

Kemudian tingkat produksi mobil di April juga naik. Penjualan dan produksi mobil masing-masing tercatat 79 ribu dan 90 ribu. Pertumbuhannya masing-masing 227% untuk penjualan dan 322% untuk produksi.

"Kalau dari produksinya mulai terjadi peak up sebetulnya Maret yang lalu. Kemudian ada decline namun penjualan ritel kendaraan bermotor mulai melonjak tinggi juga pada bulan Maret dan tetap terjaga di 79 ribu," kata Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers virtual, Selasa (25/5/2021).

Penjualan mobil ritel tumbuh 227% dibandingkan April 2020 yang terjun bebas karena PSBB sangat ketat.

"Sedangkan penjualan ritelnya dari sisi growth 227,56% ini yoy dibandingkan periode April tahun lalu yang memang decline atau menurun sangat tajam akibat COVID dan kemudian terjadinya PSBB sangat ketat tahun lalu," tuturnya.

Sebagai informasi, pemerintah memberikan diskon Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM-DTP) untuk mobil segmen sedan dan 4x2 dengan kapasitas silinder mesin di bawah 1.500 cc sejak Maret 2021.

(toy/ara)