Pemerintah Bakal Perpanjang Insentif Pajak buat Pengusaha?

Trio Hamdani - detikFinance
Selasa, 25 Mei 2021 11:59 WIB
Petugas Cash Center BNI menyusun tumpukan uang rupiah untuk didistribusikan ke berbagai bank di seluruh Indonesia dalam memenuhi kebutuhan uang tunai jelang Natal dan Tahun Baru. Kepala Kantor perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua mengungkapkan jumlah transaksi penarikan uang tunai sudah mulai meningkat dibanding bulan sebelumnya yang bisa mencapai penarikan sekitar Rp1 triliun. Sedangkan untuk Natal dan tahun baru ini secara khusus mereka menyiapkan Rp3 triliun walaupun sempat diprediksi kebutuhannya menyentuh sekitar Rp3,5 triliun. (FOTO: Rachman Haryanto/detikcom)
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Pemberian insentif pajak untuk dunia usaha bakal berlangsung hingga Juni 2021. Sementara itu, realisasi penyerapan insentif pajak hingga kuartal I-2021 mencapai Rp 29,51 triliun atau 52% dari target Rp 56,73 triliun.

Kementerian Keuangan (Kemenkeu), dijelaskan Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Kepatuhan Pajak Kemenkeu, Yon Arsal sedang mengevaluasi terkait kemungkinan memperpanjang insentif tersebut.

"Untuk yang ke depan kita akan lakukan evaluasi, prosesnya sedang berjalan, untuk kita lihat nanti bulan depan seperti apa," sebutnya dalam konferensi pers virtual, Selasa (25/5/2021).

Insentif yang akan berlaku hingga Juni adalah pembebasan PPh pasal 21 buat pegawai bergaji hingga Rp 16 jutaan, PPh final pasal 23 untuk UMKM, PPh final jasa konstruksi, pembebasan PPh pasal 22 impor, diskon angsuran PPh pasal 25, dan insentif PPN.

Mengenai realisasi insentif pajak tersebut, Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menilai itu sudah berjalan sesuai proyeksi.

"Terkait dengan realisasi itu on track Rp 29 triliun dari (target) sekitar Rp 57 triliun yang kita perkirakan adalah total insentif di tahun 2021. Realisasi Rp 29 triliun sampai dengan akhir April itu artinya pemanfaatan insentif pajak keseluruhan itu on track," tambahnya.

Tonton juga Video: Buntut Corona, Sektor Pertanian Sampai Pariwisata Dapat Insentif Pajak

[Gambas:Video 20detik]



(toy/ara)