Cukup Sekali Suntik, Vaksin CanSino Tiba di RI Bulan Depan

Anisa Indraini - detikFinance
Kamis, 27 Mei 2021 13:22 WIB
Distrik di Thailand tawarkan hadiah sapi untuk warga yang mau divaksin COVID-19. Hal itu dilakukan guna dorong program vaksinasi nasional di Negeri Gajah Putih.
Foto: AP Photo/Sakchai Lalit
Jakarta -

PT Kimia Farma Tbk menyatakan vaksin COVID-19 jenis CanSino akan tiba di Indonesia bulan depan tepatnya Juni 2021. Vaksin itu akan digunakan untuk program vaksinasi gotong royong.

"Vaksin CanSino kita semuanya juga berupaya. Kita harapkan sih bulan depan sudah ada supply-nya yang masuk," kata Corporate Secretary Kimia Farma Ganti Winarno dalam webinar KPC-PEN, Kamis (27/5/2021).

Vaksin CanSino merupakan produk dari perusahaan biofarmasi spesialis vaksin di China, CanSino Biologics Inc. Perusahaan itu mengembangkan kandidat vaksin Corona bernama Ad5-nCoV bersama tim yang dipimpin pakar penyakit menular dari militer China, Chen Wei. Dibanding vaksin lainnya, CanSino memiliki keunggulan karena hanya perlu satu kali suntik alias dosis tunggal.

"Kami memiliki data enam bulan yang membuktikan efikasi vaksin. Orang-orang tidak perlu diberi satu dosis lagi dalam enam bulan pertama setelah vaksinasi pertama," kata ahli penyakit infeksi, Chen Wei, dari Institute of Military Medicine yang turut mengembangkan vaksin CanSino seperti dilansir Global Times.

Selain CanSino, jenis vaksin COVID-19 Sinopharm juga diharapkan akan kembali kedatangannya. Dari 7,5 juta dosis perjanjian vaksin Sinopharm, baru 482.400 yang dikirim China.

'Kita sudah menandatangani kesepakatan dengan Sinopharm China yang akan dikirim ke Indonesia sebesar 7,5 juta dosis dan ini akan dikirimkan secara bertahap. Hingga saat ini lebih dari 70.000 yang sudah kita distribusikan dan ini terus bergerak dari hari ke hari," tuturnya.

Ganti berharap dua jenis vaksin itu bisa segera tiba di Indonesia. Hal itu untuk mempercepat program vaksinasi gotong royong.

"Kita terus berusaha karena kita juga berebut secara global mudah-mudahan untuk Indonesia senantiasa menjadi perhatian bagi produsen-produsen vaksin, mengingat jumlah penduduk Indonesia signifikan yang harus disuntik untuk herd immunity," jelasnya.

Simak juga '7 Juta Dosis Disiapkan untuk Program Vaksinasi Gotong Royong':

[Gambas:Video 20detik]



(aid/fdl)