Apresiasi Food Estate di Sumsel, Mentan: Provinsi Penyangga Pertanian

Angga Laraspati - detikFinance
Jumat, 28 Mei 2021 23:25 WIB
Kementan
Foto: Kementan
Jakarta -

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengapresiasi langkah Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru yang menghelat Kick Off Food Estate di Pemulutan, Ogan Ilir, Sumsel. Menurutnya, apa yang dilakukan adalah sesuatu yang strategis dan mendasar bagi negara.

"Bukan hanya untuk warga Sumsel tapi untuk 273 juta penduduk Indonesia agar hidup hari ini dan besok lebih baik," kata Syahrul dalam keterangan tertulis, Jumat (28/5/2021).

Menurut Syahrul, Kick Off Food Estate 'Petani Bela Negeri' Agrosolution yang dilakukan hari ini membuktikan Sumsel bukan provinsi yang biasa-biasa.

"Sumsel provinsi penyangga pertanian yang ada di Indonesia. Ada 6 provinsi, kalau kita jaga tidak turun produktivitasnya, 273 juta kebutuhan pangan tidak bersoal. Dan salah satunya Sumsel. Sumsel ini termasuk yang hebat," ungkap Syahrul.

Sementara itu, Herman Deru menyampaikan apa yang dilakukan hari ini adalah wujud dan komitmen Sumsel bersama pihak dalam menjaga stabilitas pangan melalui program Food Estate.

"Hari ini, kami ingin tunjukkan kepada Bapak Menteri bahwa semua yang Bapak perintahkan, sudah kami jalankan," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Pusri, Tri Wahyudi Saleh menuturkan pihaknya terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik kepada para stakeholder, salah satunya dengan diluncurkannya program agrosolution.

Program tersebut, lanjutnya, akan memberikan pendampingan budidaya kepada petani, aplikasi teknologi pertanian, akses permodalan dan off take hasil panen dari stakeholder. Diharapkan dari program dapat membantu petani mencapai hasil optimal yang dapat meningkatkan kesejahteraan petani.

"Kami siap mensupport bukan hanya Food Estate tapi juga komoditi lain sesuai dengan klaster, episentrum sawit, karet, dan juga singkong yang sudah kami siapkan pupuk spesifik," ujar Tri Wahyudi Saleh.

Food Estate yang berada di Sumsel ini melibatkan beberapa pihak yaitu Pemda Sumatera Selatan, Kementerian Pertanian, PT Pusri dan stakeholder lainnya. Langkah ini dilakukan guna meningkatkan kesejahteraan petani dan menghadirkan pertanian yang maju, mandiri dan modern.

Sebagai informasi, Food Estate menjadi program strategis nasional sebagai konsep pengembangan sentra produksi kawasan pangan yang berbasis korporasi dengan badan usaha tingkat petani yang mengelola usaha tani pangan mulai dari hulu hingga hilir secara berkelanjutan dan terintegrasi.

(ega/ega)