ADVERTISEMENT

Cara Jitu Pakai Sisa THR yang Nganggur karena Larangan Mudik

Anisa Indraini - detikFinance
Senin, 31 Mei 2021 06:30 WIB
Makna THR bagi Karyawan Bergaji UMK
Foto: detik
Jakarta -

Larangan mudik pemerintah mungkin membuat sebagian Tunjangan Hari Raya (THR) masyarakat masih utuh. Ada tipsnya supaya uang yang ditunggu-tunggu satu tahun sekali itu nggak salah dibelanjakan.

Perencana Keuangan Eko Endarto mengatakan penggunaan THR yang tidak terpakai, pertama bisa untuk dana cadangan jika kamu belum merencanakannya.

"Kalau belum punya dana cadangan, konsentrasi untuk pembentukan dana tersebut," katanya kepada detikcom, Minggu (30/5/2021).

Jika sudah, kedua kamu bisa kurangi atau lunasi utang. Coba ingat-ingat, pernah utang ke mana saja? "Lunasi utang atau kurangi utang itu penting sebelum THR dibuat apa-apa," jelasnya.

Jika utang aman, baru lah uang THR yang tidak terpakai bisa untuk investasi dan konsumsi. Investasinya bisa berupa rumah maupun logam mulia untuk jangka panjang.

Kalau harus pilih salah satu, mending investasi rumah atau emas? Klik halaman selanjutnya soal penggunaan THR.

Simak juga video 'Waspada THR Habis, Gaji Habis':

[Gambas:Video 20detik]



Jika bingung mau investasi rumah atau emas, kamu bisa lihat dari kebutuhan saat ini dan disesuaikan dengan tabungan yang ada. Kalau sedang mencari rumah, jangan pikir panjang lagi untuk membelinya.

"Apalagi dalam kondisi pandemi sekarang banyak properti yang ditawarkan dengan harga lebih murah dan skema pembayaran yang lebih ringan. Sebagai gambaran, bila kita hendak beli rumah harga Rp 300 juta, kita harus ada uang paling tidak 20%-nya yaitu Rp 60 juta untuk DP dan pembayaran pertamanya," kata Perencana Keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia, Andy Nugroho terpisah.

Namun jika tabungan yang ada dirasa belum cukup untuk membeli rumah, disarankan tunda dulu keinginan tersebut dan kamu bisa memulai investasi emas. Sampai beberapa tahun mendatang, emas tersebut bisa dijual kembali untuk tambahan tabungan membeli properti.

"Tentu akan lebih bijak untuk menunda pembelian lebih dulu (kalau uangnya tidak cukup) dan kita alihkan untuk membeli logam mulia. Sampai nanti jumlah tabungan kita mencukupi, logam mulia tersebut bisa kita jual lagi untuk membeli properti," sarannya.

Jika tabungan belum cukup untuk DP dan kamu kebelet beli rumah, nggak ada salahnya kok untuk mencari pinjaman lunak dengan bunga rendah. Asalkan, rumah tersebut sesuai dengan keinginan dan kemampuan setiap bulanannya.

"Kalau rumah yang ada memang sesuai dengan keinginan dan kemampuan, kita bisa mencari pinjaman lunak dulu untuk menutupi kekurangan pembayaran DP," kata Andy.

Alternatif lainnya adalah menjual aset yang kamu miliki seperti emas, atau barang berharga lainnya. Dengan begini kamu nggak perlu pusing memikirkan bagaimana cara membayar utang nantinya.

"Jika semua tidak bisa, ya mau tidak mau kita tunda dulu pembelian properti tersebut sampai tabungan kita mencukupi," tuturnya.

(aid/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT