Work From Bali Masak Kerja Doang? Ada Paket Wisatanya Juga Lho

Sui Suadnyana - detikFinance
Selasa, 01 Jun 2021 16:30 WIB
Fokus Work From Bali
Foto: Luthfy Syahban
Denpasar -

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali menyiapkan berbagai paket wisata dalam mendukung program work from Bali. Paket wisata ini dihadirkan agar ASN kementerian atau pegawai BUMN yang bekerja di Bali juga bisa berlibur mengunjungi berbagai destinasi di Pulau Dewata.

"Kita tawarkan beberapa paket yang tersebar di seluruh Bali, ada di Jembrana, ada di Buleleng, Karangasem. Sudah kita siapkan konsepnya. Tetapi kita tidak memaksa mereka. Jadi sebagai opsi (atau) pilihan mereka maunya memilih di mana," kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Putu Astawa saat dihubungi detikcom, Selasa (1/6/2021).

Astawa menyontohkan, jika misalnya ingin melihat suasana burung Jalak Bali, mereka bisa mengambil paket wisata di Jembrana. Paket semacam ini dihadirkan agar para ASN tidak hanya berada di kawasan The Nusa Dua yang dijadikan sebagai proyek percontohan, melainkan bisa menyebar ke seluruh Bali.

Terlebih, kata Astawa, selain kawasan pariwisata The Nusa Dua, berbagai lokasi lain di Bali telah aman dari COVID-19, seperti Ubud dan Sanur. Ketiga kawasan ini telah dijadikan sebagai zona hijau (green zone).

Meski demikian, Astawa menyadari bahwa program work from Bali ini tidak serta merta bisa meratakan hingga ke seluruh Pulau Dewata. Sebab, program ini bukan sebagai pengganti kehadiran sekitar 16,5 juta wisatawan sebelum pandemi COVID-19.

"Kita belum bisa lah meratakan seluruhnya atau memuaskan semua kawan-kawan (pelaku pariwisata). Ini mohon dimaklumi. Jadi kita berupaya, sekecil apapun sangat berarti bagi tyang (saya) di situasi sulit seperti ini. Tyang yakin suatu saat nanti kita akan pulih," harap Astawa.

Astawa berharap, program work from Bali ini minimal bisa menghadirkan 1000 orang setiap bulan. Hal itu sebagai upaya mendukung penyelamatan pariwisata Bali yang terdampak pandemi COVID-19.

Untuk diketahui, program work from Bali ini dikoordinir oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) dengan melibatkan kementerian di bawahnya. Sehingga total ada tujuh kementerian serta 10 BUMN yang bakal melakukan work from Bali.

Berbagai kementerian itu di antaranya Kementerian Negeri dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Perhubungan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Karena itu, jelas Astawa, jika ada 17 kementerian dan BUMN yang bakal work from Bali dan menghadirkan 100 orang, maka akan ada sekitar 1.700 orang setiap bulannya. Ia pun berharap kementerian dan lembaga lain turut ikut dalam program work from Bali tersebut.

(dna/dna)