Rice Puji Kesepakatan Blok Cepu
Rabu, 15 Mar 2006 12:26 WIB
Jakarta - Banjir hujatan di negeri sendiri, banjir pujian dari luar negeri. Itulah hasil kesepakatan Blok Cepu. Menlu AS Condoleezza Rice pun tak lupa memberikan pujiannya atas hasil kesepakatan antara Pertamina dan ExxonMobil."Saya sudah dengar apa yang terjadi antara Pertamina dan Exxon. Saya pikir itu terobosan yang baik. Saya yakin dalam masa depan ada terobosan besar lainnya," puji wanita yang pernah menjadi direktur Chevron ini.Hal itu dikatakan oleh wanita yang biasa disapa Condy ini dalam pidatonya di depan Indonesia Council On Ward Affairs di Ruang Cenderawasih Jakarta Convention Center, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Rabu (15/3/2006).Acara itu dihadiri oleh 800-an tokoh Indonesia misalnya Ketua DPR Agung Laksono, anggota DPR Ade Daud Nasution, anggota DPD Mooryati Soedibyo, mantan menteri Emil Salim, dan Ali Alatas.Dalam kesempatan tersebut, perempuan yang menggondol gelar doktor di usia 26 tahun ini menyatakan bahwa isu investasi adalah faktor penting untuk mendorong minat investor untuk datang ke Indonesia. Menurut Condy, masalah-masalah seperti pajak, stabilitas kontrak kerjasama dan insentif pemerintah menjadi penting bagi investor karena investor sama sekali tidak mau mengambil risiko dalam melakukan investasi. "Iklim investasi yang baik adalah faktor penting untuk mendorong investor datang bahwa mereka terjamin dalam melakukan investasi. Jadi isu-isu pajak dan insentif pemerintah dan stabibilitas kontrak merupakan hal yang penting," papar Condy yang mengenakan safari cokelat.AS mendorong para pengusahanya untuk menanamkan modalnya ke Indonesia. Namun diakuinya, pemerintah AS memang dalam waktu tertentu memberikan pernyataan adanya masalah keamanan di negara-negara tertentu seperti travel warning."Kita memang memiliki concern terhadap keamanan. Dan dari waktu ke waktu, kita menempatkan isu keamanan dalam agenda utama. Tidak hanya di Indonesia, tapi di seluruh dunia," papar menteri berusia 51 tahun ini.Namun pemerintah AS selalu menyatakan pada pengusahanya bahwa Indonesia adalah tempat terbaik untuk menanamkan investasi. "Saya sudah bicara pada investor AS agar datang ke Indonesia. Saya harap investor datang ke sini melalui Kadin bahwa di Indonesia banyak peluang investasi untuk digarap."Perempuan lajang ini ini juga mengatakan, dia telah meyakinkan banyak orang terutama pengusaha di AS bahwa Indonesia adalah partner bisnis yang kuat sebagaimana Indonesia yang juga sedang memperbaiki dan memajukan platform ekonominya.
(nrl/)











































