Bamsoet Puji RAPP Berdayakan UMKM hingga Dongkrak Ekonomi Daerah

Jihaan Khoirunnisaa - detikFinance
Sabtu, 05 Jun 2021 14:06 WIB
Bambang Soesatyo
Foto: MPR
Jakarta -

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengapresiasi langkah PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), bagian dari group usaha Asia Pacific Resources International Limited (APRIL) yang dalam kegiatan usahanya turut memberdayakan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Menurutnya program kemitraan micro, small medium enterprise (MSMEs) perusahaan dapat memberikan perlindungan serta mendorong pemulihan UMKM di masa pandemi.

"Dari program tersebut lahir CV Mitra Riau Andalan, yang memproduksi sabun mandi berbahan alami, sabun cuci tangan, sabun cuci piring, sabun pembersih lantai, dan hand sanitizer. Ada pula Rumah Madu Andalan, wadah bagi para petani Madu Sialang menyalurkan hasil panennya dengan harga kompetitif, serta Rumah Batik Andalan sebagai wadah pembinaan terhadap para perajin batik dengan keunggulan Batik Motif Bono," ujar Bamsoet dalam keterangannya, Sabtu (5/6/2021).

Selepas meninjau hasil UMKM dan kegiatan operasional pabrik RAPP, di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau, kemarin, Ketua DPR RI ke-20 ini mengatakan pemberdayaan UMKM tersebut sejalan dengan tujuan SDGs untuk mengurangi angka kemiskinan, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Dia menyebut pada akhir tahun 2020, APRIL Group telah mencanangkan APRIL 2030 dalam rangka mendukung sinergitas pelaku usaha swasta dengan pemerintah untuk menyukseskan SDGs 2030.

"APRIL 2030 berisikan aksi nyata menjawab masalah iklim, lingkungan, dan masyarakat, antara lain dengan menekankan iklim positif, lanskap yang berkembang, kemajuan inklusif, dan pertumbuhan berkelanjutan. Perusahaan melakukan aksi nyata dengan memperkuat pemanfaatan energi terbarukan ramah lingkungan. Tujuannya memenuhi 90 persen kebutuhan energi pabrik dan 50 persen energi operasional," jelas Bamsoet.

Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini menjelaskan lewat aktivitas operasionalnya, perusahaan bisa memproduksi hingga 2,8 juta ton pulp dan 1,15 juta ton kertas per tahun.

Pulp dan kertas yang dihasilkan pun dinilai berkualitas karena menggunakan mesin dan teknologi kelas dunia. Selain itu, lanjut dia, perusahaan juga mengedepankan prinsip lean manufacturing sehingga lebih efisien dalam penggunaan energi dan air, serta meminimalisir emisi.

"Menjadikannya sebagai lima pabrik pulp dan kertas terefisien di dunia. Sebanyak 90 persen air yang digunakan oleh pabrik didaur ulang. Perusahaan juga mewajibkan para pemasok serat menunjukkan seluruh izin dan berasal dari kayu yang dipanen secara legal, serta harus mematuhi kebijakan pengelolaan hutan berkelanjutan milik Group APRIL," terang Bamsoet.

Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini menambahkan keberadaan APRIL Group secara konsisten berkontribusi siginifkan terhadap perekonomian lokal, daerah, dan nasional. Hal ini dibuktikan dari hasil studi yang dilakukan Unit Penelitian Ekonomi dan Sosial Universitas Indonesia.

"Dampak yang diberikan antara lain berkontribusi dalam 6,9 persen ekonomi Riau, 5,4 persen pendapatan rumah tangga di Riau, menciptakan lebih dari 5.000 lapangan kerja, menciptakan lebih dari 90.000 kesempatan kerja tidak langsung, berkontribusi 2,29 kali lipat pada pendapatan provinsi, serta 2,36 kali lipat pada pendapatan rumah tangga dan 5,70 kali lipat pada pendapatan pekerja," pungkas Bamsoet.

(mul/hns)