Sandiaga Geber Desa Wisata, Apa Tujuannya?

Tim detikcom - detikFinance
Sabtu, 05 Jun 2021 14:41 WIB
Sandiaga Uno
Foto: dok Kemenparekraf
Jakarta -

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggelar sosialisasi program Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021. Sosialisi ini dimulai pada tanggal 22 Mei sampai 25 Juni 2021.

Program ini sukses diselenggarakan di Desa Wisata Pujon Kulon Malang, Desa Mas Ubud Bali, Desa Wisata Cisarua Bogor dan Desa Wisata Cibuntu Kuningan. Kali ini Desa Wisata akan menyelenggarakan sosialisasi Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 dengan tema Indonesia Bangkit di Desa Candirejo Magelang.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan sosialisasi ini dilakukan untuk memberikan arahan kepada desa-desa wisata di Indonesia dari segi digitalisasi maupun dari segi protokol kesehatan.

"Dengan kehadiran acara desa wisata ini kami banyak mencatat beberapa kategori yang dapat kita tingkatkan agar persiapan kebangkitan ekonomi nasional dapat kita hadirkan melalui Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 ini," tuturnya, Sabtu (5/6/2021).

Acara ini juga melibatkan para content creator atau YouTuber. Dengan kerja sama ini para content creator bisa mengajak masyarakat luas mulai mengapresiasi desa wisata sebagai simbol kebangkitan ekonomi nasional.

"Jadi daftarkan Desa Wisata kalian di Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021". ujar Sandiaga.

Acara ini bertujuan agar dari 57.000 desa di seluruh Indonesia yang memiliki daya tarik wisata tergerak untuk mendaftarkan desanya ke dalam program Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021.

"Dari agenda 9 Desa yang dikunjungi Sandiaga dan public figure memiliki tujuan memberikan acuan contoh dan motivasi desa lainnya yang ada di seluruh Indonesia untuk ikut serta mendaftarkan dan berkompetisi untuk menjadikan desa mereka sebagai Pariwisata Berkelas Dunia, Berdaya Saing, Berkelanjutan dan Mampu Mendorong Pembangunan Daerah dan Kesejahteraan Rakyat," katanya.

Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 akan mengusung tujuh kategori penilaian bagi desa wisata pendaftar, yaitu CHSE, desa digital, suvenir (kuliner, fesyen, kriya), daya tarik wisata (alam, budaya, buatan), konten kreatif, home stay, dan toilet.

Acara ini diharapkan bisa mendongkrak ekonomi desa agar lebih banyak wisatawan berlibur. Selain itu juga diharapkan muncul desa wisata baru untuk menggenjot ekonomi.

(ara/ara)