Ambisi Rekor BMW di Tahun 2006

Ambisi Rekor BMW di Tahun 2006

- detikFinance
Kamis, 16 Mar 2006 12:00 WIB
Jakarta - Produsen mobil mewah asal Jerman, BMW punya ambisi mencatat rekor keuntungan tertingginya di tahun 2006 ini. Penjualan yang melejit diharapkan mampu menutupi rugi kurs dan tingginya harga bahan baku."Kami ingin membuat tahun 2006 sebagai tahun tersukses dalam sejarah perusahaan BMW, baik dari sisi unit penjualan maupun pendapatan operasi kami," ujar chief BMW, Helmut Panke dalam konferensi persnya seperti dikutip dari AFP, Kamis (16/3/2006).BMW menargetkan pendapatan sebelum pajak pada tahun 2006 sebesar 4 miliar euro atau sekitar US$ 4,8 miliar. Angka itu berarti naik dari pendapatan sebelum pajak tahun 2005 sebesar 3,28 miliar euro."Dengan melihat seluruh perkembangan ekonomi, kami tidak akan mempertontonkan efek negatif tambahan. Tujuan kami di tahun 2006 adalah menggenjot pendapatan sebelum pajak hingga 4 miliar euro," sesumbar Panke.Namun Direktur Keuangan BMW, Stefan Krause mengingatkan bahwa pendapatan yang diraih BMW dapat terpukul oleh faktor eksternal, terutama kurs dan tingginya bahan baku. Meskipun beban ekstra sepertinya tidak tercapai pada level tahun lalu.Pada tahun 2005, BMW mencatat laba bersih sebesar 2,23 miliar euro, yang berarti turun 0,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Laba sebalum pajak turun 8,3 persen menjadi 3,28 miliar euro dan penjualan turun 5,2 persen menjadi 46,4 miliar euro.Namun BMW menaikkan dividennya menjadi 0.64 euro per saham pada tahun 2005, dibandingkan tahun sebelumnya sekitar 0,62 euro.BMW berharap penjualannya membaik pada tahun ini setelah sukses menjual 1.327 juta mobil Mini dan Rolls-Royce. Angka itu berarti untuk pertama kalinya BMW melebihi rivalnya, Mercedes Benz.Dalam dua bulan pertama tahun 2006, BMW telah berhasil mencatat kenaikan penjualan sebesar 14 persen menjadi 188.580. Panke meyakini, tren penjualan BMW akan semakin meningkat di tahun-tahun mendatang seiring munculnya model-model baru BMW. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads