Pulang dari China, Luhut Langsung Karantina

Trio Hamdani - detikFinance
Kamis, 10 Jun 2021 10:17 WIB
Luhut bersama Menteri Luar Negeri China Wang Yi
Foto: Luhut bersama Menteri Luar Negeri China Wang Yi (Istimewa/Kemenko Marves)
Jakarta -

Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan baru saja pulang dari China. Luhut ke China dalam rangka kunjungan kerja.

Dia baru saja tiba di Indonesia tadi malam dan langsung melakukan karantina. Pemerintah memang mewajibkan setiap orang yang habis bepergian ke luar negeri melakukan karantina. Hal yang sama juga dilakukan oleh Luhut.

"Saya sedang karantina karena balik dari Tiongkok tadi malam. Jadi harus juga mematuhi masalah protokol kesehatan," kata Luhut dalam webinar Optimalisasi Penyelenggaraan Kewajiban Pelayanan Publik untuk Angkutan Barang di Laut (Tol Laut), Kamis (10/6/2021).

Dalam kunjungan kerja Luhut di China, ada beberapa perjanjian kerja sama yang berhasil diteken. Pada kesempatan tersebut, Luhut menandatangani MoU Establishing a High Level Dialogue and Cooperation Mechanism (HDCM) bersama Wang Yi. Dalam perjanjian tersebut, Luhut dan Menlu China bertindak sebagai Co-Chair HDCM.

Setidaknya terdapat 5 kesepakatan dalam pertemuan yang dilakukan Luhut bersama Menteri Luar Negeri China Wang Yi pada Sabtu 5 Juni yang lalu. Berikut isi dari 5 kesepakatan tersebut

Solidaritas Politik

Hal pertama yang jadi kesepakatan adalah konsolidasi solidaritas politik strategis untuk membangun kerja sama menghadapi masa depan.

Dalam menghadapi perubahan besar dan pandemi sekali dalam satu abad, kedua belah pihak akan memperkuat kepercayaan secara politik dan menjaga komunikasi strategis yang lebih erat sesuai dengan semangat percakapan telepon terakhir antara kedua kepala negara.

"Kedua negara akan dengan tegas mendukung upaya satu sama lain untuk mewujudkan pembangunan dan peremajaan nasional, memikul tanggung jawab penting untuk perdamaian dan stabilitas regional, bersama-sama menegakkan keadilan internasional serta hak dan kepentingan negara berkembang," bunyi keterangan resmi Kemenlu China.

Lihat juga video 'Markas Golkar Dikunjungi Dubes China, Ini yang Dibahas':

[Gambas:Video 20detik]